26.7 C
Jakarta
Senin, Mei 25, 2026

Latest Posts

Diduga Keracunan Usai Santap Menu MBG, Lima Siswa MI di Kota Sukabumi Alami Gangguan Pencernaan

Wartain.com || Peristiwa dugaan keracunan kembali terjadi di Kota Sukabumi. Kali ini, insiden menimpa sejumlah siswa MI Al-Ihsan di Kelurahan Selabatu, Kecamatan Cikole, pada Senin (17/11/2025). Seorang siswa kelas 5 dilaporkan mengalami muntah-muntah beberapa jam setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Kepala MI Al-Ihsan, Euis Muflihah, mengungkapkan bahwa pihak sekolah langsung mengambil tindakan begitu mengetahui kondisi siswanya memburuk.

“Anak itu tadi tiba-tiba muntah-muntah setelah makan. Kondisinya lemah dan kami segera membawa ke puskesmas. Ada riwayat sakit lambung juga,” kata Euis.

Selain siswa yang dibawa ke puskesmas, beberapa siswa lain dilaporkan mengalami keluhan serupa, mulai dari pusing hingga sakit perut. Mereka langsung ditangani di sekolah.

“Wali kelas memberikan air kelapa untuk pertolongan awal. Alhamdulillah gejala mereka berkurang,” jelas Euis.

Siswa yang sempat dirawat di Puskesmas Selabatu kini sudah dipulangkan. “Barusan ibunya mengabari, kondisinya membaik dan sudah bisa makan,” tambahnya.

Puskesmas: Kondisi Siswa Stabil Setelah Penanganan

Kepala Puskesmas Selabatu, drg. Riska Rachmawati, membenarkan bahwa seorang siswa MI Al-Ihsan datang untuk mendapatkan perawatan sekitar pukul 12.15 WIB.

“Pasien datang dengan keluhan muntah, mual, pusing, dan rasa tidak nyaman di perut,” jelasnya.

Selama sekitar 30 menit pemeriksaan dan penanganan dokter, kondisi siswa membaik dan ia diperbolehkan pulang dengan obat-obatan untuk dikonsumsi di rumah.

“Kami sampaikan kepada orang tuanya untuk segera kembali jika gejala kembali muncul,” ucap Riska.

Dari hasil penelusuran petugas puskesmas yang mendatangi sekolah, terdapat total lima siswa yang mengalami gangguan pencernaan setelah menyantap menu MBG.

“Hasil pemeriksaan di sekolah menunjukkan ada empat siswa lain dengan keluhan yang sama. Sementara ini total ada lima anak,” katanya.

Petugas kesehatan masih memantau kondisi seluruh siswa sambil berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Kesehatan. “Kami tetap standby. Kalau ada laporan tambahan, kami siap turun kembali,” ujarnya.

Sampel Makanan MBG Masuk Pengujian

Untuk memastikan penyebab gangguan pencernaan tersebut, puskesmas mengambil sampel makanan MBG yang disajikan pagi itu — berupa nasi, sayur pakcoy, tempe, nugget ayam, serta buah lengkeng. Sampel tersebut telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). “Insyaallah hasil uji lab keluar dalam satu minggu,” tutur Riska.

Pihak puskesmas menegaskan bahwa tindak lanjut akan dilakukan setelah hasil laboratorium diterima untuk memastikan apakah ada kandungan yang menyebabkan keluhan kesehatan para siswa.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.