Wartain.com || Aksi dugaan percobaan pencurian sepeda motor terekam kamera pengawas (CCTV) di kawasan deretan Kios Sari Telor, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Minggu (25/1/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat kondisi lokasi tengah ramai pengunjung.
Korban berinisial DS (27) menuturkan, kejadian bermula ketika dua orang tak dikenal datang berboncengan menggunakan sepeda motor. Keduanya langsung menghampiri sepeda motor milik korban yang terparkir di sekitar kios. Salah satu pelaku mengenakan hoodie berwarna kuning, sementara rekannya menggunakan hoodie abu-abu keputihan.
Menurut DS, kedua pelaku sempat mengutak-atik kunci motor hingga mesin dan lampu kendaraan menyala. Bahkan, motor sempat dinaikkan dan didorong mundur, sebelum akhirnya dikembalikan ke posisi semula.
“Motornya sempat dinaikin dan dimundurin, tapi malah ditaruh lagi. Kondisinya mesin dan lampu masih nyala, lalu mereka pergi. Waktu itu saya lagi jaga kios dan suasana lagi ramai,” ujar DS, Senin (26/1/2026).
Tidak berselang lama, dua orang lain kembali mendatangi lokasi dengan satu sepeda motor. Salah satunya masih mengenakan hoodie kuning, sementara rekannya menggunakan hoodie berwarna navy. Keduanya terlihat berkeliling sambil terus mengamati sepeda motor korban yang masih dalam kondisi menyala.
“Mereka muter-muter sambil ngeliatin motor terus. Karena kios lagi rame, mereka akhirnya pergi lagi,” katanya.
Kecurigaan keluarga korban muncul saat bibi DS hendak menuju kamar mandi yang posisinya berada lebih tinggi dari area parkir. Melihat sepeda motor dalam keadaan menyala, keluarga sempat mengira kunci tertinggal. Namun setelah diperiksa, kunci motor diketahui telah dirusak dan helm korban ditemukan berserakan di bawah.
“Pas dicek ternyata kuncinya sudah dibobol dan helm berantakan. Akhirnya motor langsung saya pindahkan sambil melihat rekaman CCTV,” ungkapnya.
Saat korban meninjau rekaman kamera pengawas, tiga orang lain kembali datang menggunakan satu sepeda motor. Meski belum dapat dipastikan keterkaitannya, DS menilai gerak-gerik mereka mencurigakan karena terus memperhatikan area parkir motor yang sebelumnya menjadi sasaran.
“Mereka masih melihat ke arah tempat motor awalnya diparkir. Walaupun motornya sudah saya pindahkan ke depan kios, mereka tetap celingak-celinguk sambil pergi,” ujarnya.
DS menduga para pelaku sengaja meninggalkan motor dalam kondisi menyala sebagai penanda, sebelum kembali membawa orang lain yang dianggap lebih berpengalaman. Namun karena situasi kios yang ramai, aksi pencurian diduga gagal dilakukan.
“Jarak kios ke parkiran cuma sekitar 5 sampai 8 meter. Setelah lihat CCTV, saya yakin ini bukan kejadian kebetulan,” pungkasnya.
Hingga kini, korban berharap rekaman CCTV tersebut dapat dimanfaatkan pihak kepolisian untuk mengungkap identitas para pelaku dan mencegah kejadian serupa di wilayah tersebut.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
