Wartain.com || Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Sukabumi, Iyan Muhidin (81), dinyatakan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Almarhum merupakan warga Kampung Selaeurih RT 03 RW 05, Desa Surade, Kecamatan Surade.
Informasi ini disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi, Abdul Manan, pada Senin (26/5/2025). Menurutnya, almarhum mulai merasakan keluhan kesehatan pada Kamis malam, 22 Mei 2025, waktu Arab Saudi.
“Pada pukul 19.00 waktu setempat, almarhum mengeluhkan sesak napas, nyeri, dan pembengkakan pada kaki. Tim Kesehatan Haji Kloter (TKHK) langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan awal, termasuk pemberian obat,” terang Abdul.
Namun, kondisi almarhum tak kunjung membaik hingga keesokan paginya. Tim kesehatan kemudian mengambil langkah lanjutan dengan memasang selang kateter dan berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Berdasarkan saran medis, Iyan dirujuk ke Abeer Hospital, Makkah, pada Jumat pagi (23/5/2025).
“Sekitar pukul 08.00, almarhum dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans. Setelah sampai di Abeer Hospital, beliau langsung mendapatkan tindakan medis seperti pemeriksaan darah, suntik obat, EKG, oksigenasi, hingga nebulasi,” kata Abdul.
Sayangnya, kondisi Iyan Muhidin yang diketahui memiliki riwayat penyakit jantung bengkak, semakin memburuk. Dalam keadaan sesak napas berat dan gelisah, almarhum mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 10.10 waktu Arab Saudi.
“Penyebab meninggal dunia adalah gagal jantung. Almarhum disalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Pemakaman Soraya, Mekah,” imbuh Abdul.
Iyan Muhidin tercatat sebagai bagian dari kloter 39 JKS gelombang kedua. Ia berangkat dari Kabupaten Sukabumi pada 19 Mei 2025 dan terbang ke Jeddah pada 20 Mei 2025.
Kepergian almarhum menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Sukabumi, namun juga menjadi pengingat bahwa menunaikan ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang penuh perjuangan, terutama bagi para jemaah lanjut usia.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
