26.7 C
Jakarta
Rabu, Februari 11, 2026

Latest Posts

Founder Sehati Gerak Bersama: Jembatan Cirampo–Padabenghar Dibangun dari Gotong Royong Relawan dan Warga

Wartain.com || Founder Sehati Gerak Bersama, Andri Kurniawan, menegaskan bahwa pembangunan jembatan gantung Cirampo yang menghubungkan Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah dengan Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, merupakan hasil kolaborasi kuat antara relawan, masyarakat, pemerintah desa, serta dukungan para donatur.

Jembatan gantung tersebut telah diresmikan pada Kamis, 29 Januari 2026, setelah melalui proses pembangunan selama kurang lebih 45 hari.

“Alhamdulillah, jembatan ini bisa terwujud setelah beberapa bulan lalu kami melakukan sharing session dan presentasi kepada Baznas Republik Indonesia. Dari sana, Sehati Gerak Bersama diberikan dua program, salah satunya pembangunan jembatan gantung yang hari ini kita resmikan,” ujar Andri.

Ia menjelaskan, seluruh proses pembangunan dikerjakan oleh para relawan Sehati yang bekerja sama langsung dengan masyarakat Desa Padabeunghar dan Desa Sukamaju. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi kekuatan utama dalam merealisasikan pembangunan tersebut.

“Pekerjaan ini murni kolaborasi. Relawan dan warga bekerja bersama dari awal sampai akhir. Ini bukan hanya soal membangun jembatan, tapi membangun kepedulian dan kebersamaan,” ungkapnya.

Andri juga menambahkan, kondisi awal jembatan sebelum diperbaiki sudah sangat memprihatinkan. Salah satu tiang penyangga dalam keadaan miring, bantalan masih menggunakan bambu, lantai jembatan banyak berlubang, seling utama berkarat, bahkan seling angin sudah tidak tersedia.

“Ini bukan karena bencana, tapi karena terlalu lama dibiarkan tanpa perawatan. Kondisinya sudah sangat berbahaya bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan keterlambatan penyelesaian pembangunan dari target awal satu bulan disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem yang terjadi hampir sepanjang Januari.

“Cuaca hujan terus-menerus membuat pekerjaan tidak maksimal. Tapi Alhamdulillah, dengan semangat relawan dan warga, jembatan akhirnya bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.

Andri juga menegaskan bahwa jembatan gantung ini diharapkan memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat, terutama dalam menunjang akses pendidikan dan pertanian.

“Jembatan ini menghubungkan dua desa dan dua kecamatan. Anak-anak sekolah kini lebih aman dan cepat, hasil pertanian juga lebih mudah diangkut. Dampak sosial dan ekonominya sangat besar,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Andri mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan yang telah dibangun secara gotong royong tersebut.

“Kami sudah lelah dan bekerja semaksimal mungkin. Harapan kami sederhana, jembatan ini dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.