Wartain.com – Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 5.9 mengguncang wilayah Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Senin, 6 Juli 2026 pukul 15:11:08 WIB.
Berdasarkan informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut pada koordinat 5.06 LU, 125.24 BT. Lokasi tepatnya 163 km Barat Laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
BMKG mencatat kedalaman gempa berada pada 10 km. Dengan kedalaman dangkal tersebut, guncangan gempa berpotensi lebih terasa di wilayah-wilayah terdekat dari pusat gempa.
Melalui akun resmi dan grafis info gempa, BMKG menegaskan bahwa gempa ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI. Warga diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dari peta sebaran gempa yang dirilis BMKG, episenter gempa ditandai dengan titik kuning magnitudo 5.9 di wilayah laut utara Sulawesi. Kawasan ini memang merupakan zona pertemuan lempeng aktif sehingga cukup rawan terjadi gempa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan maupun korban akibat gempa. Namun masyarakat di Kepulauan Sangihe dan daerah sekitarnya diminta tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.
BMKG juga mengimbau warga untuk menghindari bangunan yang retak atau mengalami kerusakan, serta memastikan jalur evakuasi dalam kondisi aman.
Pemerintah daerah bersama BPBD setempat diimbau untuk melakukan pengecekan cepat terhadap infrastruktur vital seperti rumah sakit, jembatan, dan fasilitas umum lainnya.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat memantau perkembangan melalui kanal resmi BMKG di https://inatews.bmkg.go.id/ atau media sosial @infoBMKG.
Masyarakat diminta tidak menyebarkan kabar hoaks terkait gempa. Mengutamakan informasi dari sumber resmi menjadi kunci agar tidak terjadi kepanikan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
