Didirikan Tahun 1995, Layani 1.500 Konsumen dengan Omzet Rp1,5 Juta Per Hari (Foto: Aab)
Wartain.com – Di Jalan Pelabuhan II, Kampung Jati Mekar RT 002 RW 003, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, berdiri sebuah loket pembayaran yang sudah melayani warga selama 30 tahun. Loket milik Dedi Zainal Asikin ini melayani pembayaran listrik, PAM, BPJS, angsuran, transfer dan mengambil uang serta berbagai tagihan lainnya.
Usaha yang dirintis sejak tahun 1995 itu awalnya hanya melayani pembayaran secara offline. Seiring perkembangan teknologi, kini seluruh transaksi sudah dilakukan secara online.
“Dulu semua bayar manual, pakai nota. Sekarang sudah serba online. Lebih cepat dan tidak perlu antre lama,” ujar Dedi saat ditemui di loketnya, Sabtu 04/07/2026.
Selama tiga dekade beroperasi, loket tersebut telah memiliki lebih dari 1.500 pelanggan tetap. Mayoritas adalah warga sekitar Kecamatan Gunungguruh dan desa-desa tetangga yang terbiasa bertransaksi di tempatnya.
Omzet per hari rata-rata mencapai Rp1,5 juta. Angka itu bahkan bisa lebih pada tanggal-tanggal jatuh tempo tagihan seperti awal bulan dan pertengahan bulan.
Menurut Dedi, perkembangan usahanya tidak lepas dari kepercayaan masyarakat. Kecepatan pelayanan dan kemudahan menjadi alasan utama warga tetap datang ke loketnya.
Namun, ia mengakui persaingan UMKM-nya semakin ketat. Kehadiran ATM mini, Indomaret, Alfamart, hingga aplikasi pembayaran di ponsel menjadi tantangan tersendiri.
“Sekarang orang bisa bayar sendiri lewat HP. Ada juga di minimarket yang buka 24 jam. Jadi kami harus lebih ramah dan cepat dalam melayani,” kata Dedi.
Meski begitu, Dedi menilai loket konvensional masih dibutuhkan. Banyak warga, terutama orang tua dan pelaku UMKM, yang belum terbiasa dengan aplikasi dan lebih nyaman datang langsung.
Untuk mempertahankan pelanggan, Dedi terus menambah jenis layanan. Selain tagihan pokok, ia juga melayani pembayaran angsuran, top up e-wallet, pembelian pulsa, dan token listrik.
Dedi berharap usahanya akan terus berjalan lancar. Ia optimis loket pembayaran akan tetap memiliki tempat di tengah masyarakat.
“Walaupun banyak pesaing, saya berharap usaha ini terus lancar. Yang penting jujur, amanah, dan melayani dengan baik,” pungkasnya.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
