26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Soal Viralnya Kasus Anak Penderita Hidrosefalus di Sukabumi, Puskesmas Warungkiara Angkat Bicara

Wartain.com || Kisah pilu seorang anak penderita Hidrosefalus, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, viral di media sosial. Salah satunya lewat unggahan akun Facebook @Wijaya melalui KABARSUKABUMI menyebut seorang anak berinisial (Z) yang menderita hidrosefalus, terpaksa berhenti berobat karena kehabisan biaya. Keluarganya dikabarkan kesulitan ekonomi setelah lima tahun berjuang membiayai pengobatan.

Menanggapi hal tersebut, Camat Warungkiara memberikan klarifikasi. Ia menyebut kasus (Z) bukan kali pertama menjadi perhatian publik.
“Ini yang kedua kalinya. Dulu pun pernah viral, dan pemerintah sudah turun langsung, sudah berkunjung, bahkan berupaya membawa pasien ke rumah sakit. Namun, pihak keluarga menolak dengan alasan tidak ada yang bisa menunggu di rumah sakit,” kata Camat Warungkiara Ali Murtado, saat dikonfirmasi, Selasa (2/9/2025).

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Warungkiara Hudrimi. Ia menegaskan pihaknya telah melakukan upaya maksimal dalam menangani kondisi (Z).

“Saya sudah berkunjung pada hari Minggu, 24 Agustus 2025, dan kondisi (Z) sudah saya laporkan langsung kepada pimpinan,” ujarnya.

Pemerintah Kecamatan Warungkiara bersama Puskesmas memastikan tidak tinggal diam. Mereka menyatakan terus berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik bagi penanganan kesehatan (Z).

Sementara itu, Puskesos Desa Girijaya, Teten, menjelaskan pemerintah desa juga sudah memberikan perhatian melalui sejumlah program bantuan.

“Pemerintah desa sudah melakukan yang terbaik untuk keluarga (Z), seperti memberikan bantuan BLT DD. Saat ini pun kami sedang mengupayakan keikutsertaan (Z) dalam program BPJS agar bisa meringankan biaya pengobatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teten menyebutkan saat ini Puskesos Desa tengah mengajukan BPJS melalui aplikasi Siretas khusus pengajuan BPJS yang didanai APBD.

Selain itu, pihaknya juga berupaya mengakses bantuan dari Kementerian Sosial melalui Sentra Palamarta untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga (Z).

“Bantuan yang sedang kami usulkan meliputi tempat tidur, fasilitas mandi, hingga bahan makanan,” tambahnya.***

Foto : tangkapan layar

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.