26.7 C
Jakarta
Senin, Agustus 17, 2026

Latest Posts

Penuh Kekhidmatan, Emak-emak Kp. Kadalmeteng Gelar Upacara HUT RI ke-81 Ala Istana Negara

Wartain.com – Berbeda dan mengharukan. Emak-emak Kampung Kadalmeteng, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, memperingati HUT RI ke-81 dengan menggelar upacara bendera secara sederhana namun penuh khidmat, bertempat di halaman rumah salahsatu warga, Senin 17/08/2026.

Suasana tidak kalah sakral dengan upacara resmi. Para ibu-ibu tampil kompak mengenakan kostum serba merah putih. Mereka membagi tugas layaknya pelaksanaan upacara di Istana Negara.

Ada yang menjadi Inspektur Upacara, petugas pengibar bendera, pembaca Pancasila, pembaca UUD 1945, pembaca Teks Proklamasi, pembaca doa, hingga paduan suara yang membawakan lagu Indonesia Raya dan lagu-lagu perjuangan.

Upacara berlangsung di halaman kampung dengan barisan rapi. Bendera Merah Putih dikibarkan dengan hormat, diiringi suara lantang para emak-emak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Kepada Wartain.com, salah satu penggagas kegiatan, Sumiati, mengatakan acara ini digelar sebagai bentuk cinta tanah air dari kaum ibu di Kadalmeteng.

Penuh Kekhidmatan, Emak-emak Kp. Kadalmeteng Gelar Upacara HUT RI ke-81 Ala Istana Negara (Foto: Aab)

“Buat kami, upacara itu bukan dilihat dari mewah atau sederhananya. Tapi dari kekhidmatan dan rasa syukur kita bahwa Indonesia sudah merdeka,” ujar Sumiati.

Menurutnya, keterlibatan emak-emak dalam upacara juga penting. Selama ini yang sering tampil di barisan depan adalah bapak-bapak dan pelajar. Kali ini giliran ibu-ibu di kampung yang menunjukkan semangat nasionalisme.

Setelah rangkaian upacara selesai, suasana langsung berubah menjadi ceria. Acara dilanjutkan dengan berbagai perlombaan khas Agustusan yang mengundang tawa dan semangat.

Berikut jenis lomba yang digelar emak-emak Kp. Kadalmeteng:
– Main Bola Corong
– Pancing Kerupuk
– Estafet Air
– Estafet Terigu
– Nyari Koin di Dalam Tepung
– Lomba Pakai Sarung Rapi + Tepuk Balon Biar Gak Jatuh
– Joget Balon

Tawa pecah saat peserta lomba estafet air dan estafet terigu saling kejar-kejaran. Wajah penuh tepung dan baju basah kuyup justru membuat suasana semakin meriah.

Lomba “nyari koin dalam tepung” menjadi favorit. Para peserta harus merogoh tepung dengan mata tertutup untuk menemukan koin. Wajah belepotan tepung jadi pemandangan yang paling ditunggu.

Keceriaan emak-emak Kp. Kadalmeteng mengikuti kegiatan HUT RI ke-81 (Foto: Aab)

Sementara itu, lomba pakai sarung sambil menjepit balon di antara badan menguji kekompakan. Satu kali balon jatuh, peserta harus mengulang dari awal. Penonton terus memberi semangat.

Puncak kemeriahan ada di “Joget Balon”. Ibu-ibu berpasangan menjepit balon di badan sambil berjoget mengikuti musik. Siapa yang balonnya pecah duluan, dialah yang kalah.

Sumiati menjelaskan, semua lomba ini dipilih bukan tanpa alasan. Setiap permainan memiliki makna sebagai simbol perjuangan para pahlawan dalam memerdekakan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Estafet itu simbol kebersamaan. Pancing kerupuk itu simbol kesabaran. Cari koin di tepung itu simbol perjuangan mencari kemerdekaan yang tidak mudah,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah sederhana dan makan bersama. Meski digelar dengan dana swadaya, antusiasme warga luar biasa.

Dengan semangat sederhana namun penuh makna, emak-emak Kp. Kadalmeteng membuktikan bahwa merayakan kemerdekaan bisa dilakukan dengan cara sendiri. Yang penting ada rasa syukur, kekompakan, dan cinta untuk Indonesia. Dirgahayu RI ke-81! ***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.