Wartain.com || Yayasan Darut Taqwa Bekasi mengundang salah satu dosen pengajar dari FEB Universitas Trisakti yaitu Dr.Virna Sulfitri sebagai narasumber dalam FGD yang diadakan Yayasan Darut Taqwa dalam rangka memajukan kegiatan usaha UKM yang ada dilingkungan Yayasan. Dimana kegiatan ini difokuskan pada bagaimana para pelaku UKM ini bisa memajukan kegiatan usahanya dari sudut pemasaran dan keuangannya.
Rata rata pelaku UKM di lingkungan Yayasan Darut Taqwa mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil usaha, pengelolaan keuangan serta cara mendapatkan tambahan modal.
Mayoritas jenis usaha UKM yang dijalankan adalah jenis usaha yang tingkat kompetitif dan subtitusi barang cukup ketat karena jenis barang yang mereka tawarkan adalah jenis barang yang sudah cukup banyak di market.
“Untuk itu mereka harus bisa memberikan harga yang cukup kompetitif dan produk yang inovatif serta variatif agar produk mereka dilirik untuk dibeli oleh konsumen,” ungkap Dr. Virna dalam paparannya, Minggu 27/07/2025.
Strategi penentuan harga jual barang haruslah tepat. Oleh sebab itu Dr.Virna mengatakan mulai sekarang segala sesuatu berhubungan dengan pemasukan dan pengeluaran harus tercatat dan terdokumentasi dengan baik.
“Agar saat memerlukan data dalam membuat laporan keuangan termasuk perhitungan harga pokok produk, biaya marketing, harga pokok penjualan dapat dihitung dengan benar karena datanya benar dan valid,” lanjutnya.
Masalah penambahan modal usaha maka Dr.Virna menyarankan mendapatkan via koperasi.
“Koperasi ini nantinya selain bisa membantu pendanaan, juga bisa dioptimalkan membantu memasarkan produk UKM,” tegasnya.
Dr. Virna berharap hasil dari forum diskusi ini bisa membuka mata para pelaku UKM di lingkungan yayasan Darut Taqwa. Sebab betapa pentingnya hal-hal di bawah ini :
1. Sistem pencatatan keuangan dalam membuat laporan keuangan dan perhitungan keuangan terkait harga pokok, harga jual dan lain-lain.
2. Pentingnya peran koperasi dalam membantu UKM.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
