Wartain.com – Sukabumi menjadi pusat perhatian akademisi dunia selama dua hari. Nusa Putra University (NPU) resmi menjadi tuan rumah *The 2nd International Conference on Advanced Nexus of Data and Information Technology – ICANDIT 2026* pada 7–8 Juli 2026.
Konferensi bertaraf internasional ini digagas INTI International University Malaysia dan dikelola Nutral sebagai organizer. NPU dipilih sebagai host karena rekam jejaknya dalam membangun jejaring akademik lintas negara.
Dengan tema “Digital Intelligence for Sustainable Development and Societal Impact”, ICANDIT 2026 membahas isu-isu krusial seperti Artificial Intelligence, Cyber Security, Data Science, hingga peran teknologi dalam menjawab tantangan global.
Ratusan peneliti, dosen, dan mahasiswa dari Malaysia, Indonesia, India, Filipina, Jepang, Uzbekistan, Sri Lanka, Mesir dan negara lain hadir langsung maupun daring. Forum ini juga dihadiri mitra industri yang ingin menjembatani riset dengan kebutuhan dunia usaha.
Prof. Ts. Dr. Wong Ling Shing, Pro Vice-Chancellor INTI International University menyebut NPU sebagai mitra strategis. “Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menyelenggarakan konferensi internasional pertama kami di Sukabumi bersama Nusa Putra University. Kami berharap konferensi ini dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama di masa depan,” ujarnya.
Senada, Prof. Dr. Deshinta Arrova Dewi dari INTI menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara di era digital. “Kunci utama dari konferensi ini adalah kolaborasi. Kami bekerja sama dengan 12 universitas dari berbagai negara. Kita tidak bisa menghindari era digital, jadi kita harus meningkatkan kemampuan memanfaatkan AI sekaligus memperhatikan keamanan sibernya,” kata Deshinta.
ICANDIT 2026 juga menggandeng 6 universitas sebagai co-organizer. Di antaranya UMY Indonesia, University of Innovation Technologies Uzbekistan, Lyceum of the Philippines University–Laguna, dan Mody University India.
Peran Nutral sebagai organizer memastikan seluruh rangkaian berjalan profesional. Direktur Nutral, Assist. Prof. Ir. Anggy Pradiftha Junfitharana mengatakan konferensi ini bagian dari komitmen membangun ekosistem riset global.
“Dalam waktu dekat kami juga akan menggelar Nutral Conference Series di Lombok dan Turki. Ini bentuk dukungan kami terhadap publikasi ilmiah internasional,” jelasnya.
Dukungan sponsor juga datang dari belasan kampus, seperti UNM, UNESA, Universitas Langlangbuana, VELS University India, hingga Quantum Research & Solutions Malaysia. Status sponsor dibagi dalam kategori Diamond, Gold, Silver, dan Bronze.
Bagi NPU, menjadi tuan rumah ICANDIT 2026 adalah langkah nyata memperkuat branding internasional. Kampus ini ingin dikenal tidak hanya unggul di bidang pendidikan, tapi juga aktif di riset dan publikasi ilmiah global.
Ke depan, kerja sama yang terjalin diharapkan berlanjut ke program pertukaran mahasiswa, mobilitas dosen, joint research, dan konferensi lanjutan.
Dengan suksesnya ICANDIT 2026 di Sukabumi, Nusa Putra University membuktikan kampus daerah juga mampu menjadi penghubung kolaborasi riset dunia dan memberi dampak bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta inovasi teknologi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(LT)
