Wartain.com – Gempa tektonik dengan magnitudo M 5,6 mengguncang wilayah Talaud, Maluku Utara pada Senin, 7 Juli 2026 siang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pukul 14:16:27 WIB. Pusat gempa berada di laut pada koordinat 3.14 LU, 127.44 BT, atau tepatnya 101 km Barat Laut Pulaudoi, Maluku Utara.
Gempa tercatat memiliki kedalaman 10 km. Dengan kedalaman dangkal tersebut, getaran diprediksi cukup terasa di wilayah sekitar pusat gempa.
Melalui peta sebaran yang dirilis BMKG, titik pusat gempa ditandai lingkaran kuning di area laut Talaud. Titik-titik putih di sekitarnya merupakan aktivitas gempa sebelumnya di zona tumbukan lempeng wilayah tersebut.
BMKG menegaskan dalam keterangannya: “TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI”. Hal ini karena mekanisme dan kedalaman gempa tidak memicu gelombang laut besar.
Wilayah Talaud dan sekitarnya memang termasuk zona rawan gempa. Lokasinya berada di pertemuan lempeng aktif sehingga aktivitas tektonik cukup sering terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa M 5,6 tersebut. Masyarakat diimbau tetap tenang namun waspada.
BMKG mengingatkan potensi gempa susulan masih bisa terjadi. Warga diminta tidak terpancing informasi hoaks dan terus memantau informasi resmi dari BMKG.
“Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” demikian rilis BMKG.
Pemerintah daerah setempat juga diminta untuk melakukan pengecekan cepat terhadap infrastruktur, terutama bangunan yang berada di pesisir dan dekat pusat gempa.
Bagi warga yang merasakan getaran kuat, disarankan segera keluar ke tempat terbuka dan menjauhi bangunan tinggi atau benda yang mudah roboh.
Informasi lengkap dan update gempa dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG di website, aplikasi, dan media sosial resmi lembaga tersebut.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
