26.7 C
Jakarta
Jumat, Juni 5, 2026

Latest Posts

Imlek Semarak dan Sarat Makna, Sukabumi Teguhkan Predikat Kota Paling Toleran di Jawa Barat

Wartain.com || Kota Sukabumi kembali menegaskan reputasinya sebagai kota dengan tingkat toleransi tertinggi di Jawa Barat lewat perayaan Tahun Baru Imlek yang berlangsung semarak sekaligus sarat makna. Pergantian tahun dalam kalender Tionghoa itu dipusatkan di kawasan vihara dan dipadati ratusan warga, baik masyarakat lokal maupun pendatang dari luar daerah.

Sejak sore hari, suasana sudah terasa berbeda. Lampion menghiasi sudut-sudut area perayaan, sementara dentuman tambur dan gemerincing simbal mengiringi atraksi barongsai yang memukau penonton. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan momen tersebut dengan ponsel mereka.

Kemeriahan Imlek tahun ini dinilai memiliki daya tarik khas. David dan Yeni, wisatawan asal Bandung, mengaku sengaja datang untuk merasakan atmosfer perayaan di Sukabumi. Mereka menilai ada nuansa berbeda yang sulit ditemukan di kota lain.

“Luar biasa meriah, berbeda juga dengan kota-kota lain. Mereka punya ciri khas juga, terutama tadi ada penampilan barongsai yang berbeda dari kota lain,” ujar David dan Yeni.

Apresiasi serupa disampaikan Budianto Saripudin, warga asal Tangerang yang memiliki kedekatan emosional dengan Sukabumi karena masa kecilnya dihabiskan di kota ini. Ia menilai kualitas perayaan Imlek di Sukabumi tetap konsisten dari tahun ke tahun, baik dari sisi penyelenggaraan maupun antusiasme masyarakat.

Bagi komunitas Tionghoa, Imlek bukan sekadar pesta budaya, melainkan momen untuk menata harapan dan memperkuat doa. Budianto menyampaikan harapannya yang sederhana namun penuh makna.

“Harapan lebih untuk diri sendiri, keluarga, dan orang-orang tersayang, semoga semuanya dikasih kesehatan, kesejahteraan, rezeki yang melimpah, kemudian juga karirnya yang semakin meningkat,” tutur Budianto.

Ia juga menyampaikan doa untuk Indonesia secara keseluruhan. “Kita mengharapkan kesehatan untuk semuanya. Kesejahteraan untuk negara kita sendiri, rakyatnya, pemimpinnya semua bisa adil, bijaksana, dan makmur di segala bidang tentunya,” imbuhnya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menyebut keberhasilan penyelenggaraan Imlek menjadi cerminan kuatnya kerukunan antarumat beragama di daerahnya. Ia menegaskan bahwa Sukabumi kini menempati posisi pertama sebagai kota paling toleran di Jawa Barat dan peringkat keenam secara nasional.

“Yang pertama, Sukabumi sudah tercatat sebagai kota toleransi. Terbaik nomor satu di Jawa Barat dan nomor enam se-Indonesia, ini harus dipertahankan. Artinya kerukunan umat beragama di Kota Sukabumi sudah sesuai dengan harapan dan tinggal kita tingkatkan ke level nasional,” tegas Ayep Zaki.

Menurutnya, harmoni sosial adalah fondasi penting dalam membangun kekuatan ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Di sisi lain, aparat keamanan turut memastikan perayaan berjalan aman dan tertib. Polres Sukabumi Kota menurunkan personel di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, memastikan situasi tetap kondusif sepanjang rangkaian acara.

“Kami semua aparat penegak hukum mendukung perayaan Imlek ini dan kami selalu menjaga ketertiban wilayah hukum Sukabumi Kota. Sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman terkendali. Siapapun agamanya, kita tetap rukun,” jelas AKBP Sentot.

Pengaturan arus lalu lintas pun dilakukan dengan mengacu pada standar operasional prosedur yang berlaku. Langkah tersebut diambil agar mobilitas masyarakat tetap lancar dan perayaan dapat dinikmati tanpa hambatan.

Perayaan Imlek di Sukabumi bukan sekadar agenda tahunan, melainkan penegasan bahwa keberagaman dapat tumbuh berdampingan dalam suasana saling menghormati. Di kota ini, toleransi tidak hanya menjadi slogan, tetapi nyata terasa di setiap perayaan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.