Wartain.com || Balai Budaya Indonesia (BBI) Jawa Barat mengadakan program Pemakaian Sarung Tenun oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di setiap instansi yang ada.
Dalam hal ini tentunya para ASN yang ada di wilayah Cikembar pun melaksanakan kegiatan pemakaian sarung tersebut, yang bertujuan untuk mensukseskan program pemerintah Jawa Barat dalam pemecahan Rekor Muri.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jumat 22/11/2024.
Ditemui wartain.com, Â Ketua PGRI Kecamatan Cikembar, Asep Pahrudin mengungkapkan, kegiatan tersebut dihelat untuk mensukseskan program dari BBI.
“Hari ini kami sudah mengikuti arahan yang disampaikan untuk mengikuti kegiatan dalam rangka mensukseskan satu program dari (BBI) yaitu memakai sarung. Alhamdulillah acara ini diikuti cukup meriah terutama di Kecamatan Cikembar, dimana diikuti oleh 50% anggota PGRI dan ditambah UPTD lain yang ada ada di Cikembar, ” ucapnya kepada jurnalis wartain.com Jumat 22/11/2024.

“Selain itu juga acara ini diikuti untuk memecahkan rekor muri, serta untuk mensukseskan apa yang di program kan pemerintah saat ini, khususnya yang ada di Jawa Barat,” tambah Asep.
Ia pun mengatakan kalau di lingkungan dinas pendidikan dalam hal ini Kecamatan Cikembar sudah terbiasa setiap hari Jumat, anak-anak memakai busana muslim, laki lakinya memakai sarung perempuan nya memakai kebaya sesuai dengan kebiasaan anak anak santri.
“Mudah mudahan ini kegiatan sarungan akan tetap berlanjut sebagai ciri daripada wilayah Cikembar khususnya yang wilayahnya banyak santri,” harapnya.
Sementara itu, Maman Suparman dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Cikembar, sangat mendukung program penggunaan sarung tenun tersebut.
“Dengan adanya program ini kami dari K3S sangat mendukung sekali, karena ini merupakan agenda dari pemerintah terutama pemerintah Provinsi Jawa Barat, mudah mudahan ini bisa berlanjut setiap tahun,” tuturnya.
“Support dari K3S semua instansi diharapkan bisa menerapkan pemeliharaan budaya ini, terutama budaya pemakaian sarung tenun yang diproduksi oleh bangsa kita sendiri agar kita bisa mencintai produk dalam negeri,” pungkas Maman.***
Foto : wartain.com/Intan
Editor : Aab Abdul Malik
Reporter : Intan Fitri Utami
