26.7 C
Jakarta
Minggu, Maret 8, 2026

Latest Posts

Integrasi Tiga Pilar Bangsa: Sukabumi Satukan Keluarga, Koperasi, dan Anak dalam Satu Upacara Nasional

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi kembali menegaskan komitmennya dalam pembangunan berbasis masyarakat dengan menggelar upacara terpadu memperingati tiga hari besar nasional secara serentak: Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32, Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78, dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41. Kegiatan ini berlangsung di Lapang Apel Setda Kota Sukabumi, Kamis (17/7/2025), sebagai simbol integrasi tiga isu strategis dalam pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Andang Tjahjandi, yang bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat dari kementerian terkait. Dalam sambutannya, Sekda menggarisbawahi bahwa pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan fisik dan infrastruktur, melainkan harus dibangun di atas pilar keluarga, ekonomi rakyat, dan perlindungan anak.

“Jika ingin melahirkan bangsa yang kuat, maka kita harus mulai dari keluarga yang sehat, ekonomi gotong royong melalui koperasi, serta anak-anak yang cerdas dan terlindungi. Ketiga hal ini saling berkelindan dan menentukan masa depan bangsa,” tegas Andang.

Peringatan Harganas dengan tema “Dari Keluarga untuk Indonesia Maju” menjadi pengingat pentingnya ketahanan keluarga dalam menghadapi tantangan zaman. Berbagai program pun digencarkan, mulai dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Gerakan Ayah Teladan (GATI), hingga SuperApps Keluarga Digital yang memanfaatkan teknologi untuk layanan keluarga.

Sementara itu, peringatan Harkopnas yang mengangkat tema “Koperasi Maju, Indonesia Adil dan Makmur” menyoroti peran koperasi sebagai instrumen pemerataan ekonomi. Sekda menyampaikan bahwa koperasi di era modern bukan lagi sekadar simpan pinjam, melainkan bagian dari ekosistem sosial-ekonomi berbasis nilai-nilai gotong royong.

“Pemerintah pusat sudah mulai menginisiasi koperasi merah putih hingga ke desa dan kelurahan. Di Sukabumi, semangat ini kami konkretkan melalui pembentukan koperasi berbasis komunitas, seperti Koperasi Merah Putih Kebonjati yang hari ini menerima akta pendirian,” ungkapnya.

Peringatan HAN ke-41 juga tak kalah penting, mengangkat tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat.” Pemerintah menegaskan bahwa anak-anak adalah subjek utama dalam proses pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat. Lingkungan yang aman, akses pendidikan dan kesehatan yang merata, serta perlindungan hukum menjadi fokus utama dalam upaya ini.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Sukabumi memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pelaku lapangan di bidang kependudukan, KB, koperasi, dan pelayanan sosial. Penghargaan ini diberikan sebagai upaya mendorong keterlibatan lebih luas dari berbagai unsur masyarakat.

Tak hanya simbolik, kegiatan ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan sosial kepada warga rentan, termasuk lansia, ibu rumah tangga, dan keluarga berisiko stunting, sebagai cerminan langsung dari prinsip keadilan sosial.

Sekda Andang menutup pidatonya dengan ajakan kolektif untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai kekuatan utama membangun kota yang bercahaya dan bangsa yang tangguh.

“Momentum ini harus jadi titik tolak. Dari keluarga, koperasi, dan anak-anak kita bangun pondasi kokoh menuju Indonesia Emas 2045. Sukabumi siap menjadi bagian dari gerakan nasional yang inklusif dan berkeadilan,” pungkasnya.

Dengan mengintegrasikan tiga pilar strategis dalam satu panggung upacara, Kota Sukabumi memberi contoh bagaimana semangat kolaborasi dan pemberdayaan bisa menjadi kunci transformasi sosial yang nyata dan berkelanjutan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.