Wartain.com || Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD/MI/Sederajat adalah sebuah ajang talenta di bidang Olahraga yang diselenggarakan untuk peserta didik SD/MI/Sederajat.
Ajang O2SN SD diselenggarakan secara bertingkat mulai dari daerah hingga nasional, untuk menjaring peserta terbaik dari 38 provinsi.
Mekanisme bertingkat tersebut merupakan salah satu cara untuk memberikan kesempatan yang sama dan adil bagi peserta didik di seluruh Indonesia untuk berprestasi dan menjadi bibit-bibit talenta potensial.
Seperti halnya yang dilakukan oleh SD-SD yang ada di Wilayah Kecamatan Nagrak. Untuk menjaring siswa berprestasi dalam bidang olahraga, mereka bertanding dalam berbagai Cabor untuk mencari bibit yang berbakat dalam berbagai mata lomba, bertempat di GOR Koperasi Wargawinaya, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa 21/05/2024.
Diketahui dalam O2SN SD se- Kecamatan Nagrak ini di dipertandingkan beberapa Cabang Olahraga (Cabor) diantaranya: Volley ball, tenis meja, bulutangkis, atletik dan lain sebagainya.
Adalah Yesa Yuliana, salah seorang atlit dari Cabor Bulutangkis yang mewakili SDN 3 Pawenang. Siswa yang duduk di bangku kelas 5 ini, menaruh asa untuk menjadi atlit bulutangkis profesional.
Pada gelaran O2SN kali ini Yesa masuk ke babak final melawan Aliya atlit dari SDN 1 Nagrak dan berhasil menjadi runner up.
Dalam pertarungan dua set, ia dikalahkan Aliya dua game langsung dengan skor 6-21 dan 12-21.

Walaupun, belum bisa mencapai hasil yang terbaik, Yesa tetap menjadi kebanggaan kedua orangtuanya. Puteri dari pasangan Bapak Dedih dan Ibu Nurjanah tersebut, tetap semangat untuk menggapai cita-citanya menjadi atlit yang profesional.
“Saya bangga walupun hanya jadi juara kedua (runner up-red). Piala ini saya persembahkan buat kedua orangtua, sekolah dan teman-teman,” ungkap Yesa kepada wartain.com, Selasa 21/05/2024.
Selanjutnya Yesa menuturkan, piala ini akan dijadikan penyemangat untuk terus mengasah kemampuannya dengan banyak berlatih.
“Insya Allah kedepan saya harus jadi yang nomor satu. Saya akan terus mengasah kemampuan dengan penuh semangat,” lanjutnya.
Ditempat yang sama, Dedih ayahanda sekaligus pelatihnya Yesa mengatakan, dirinya akan terus selalu memberikan motivasi dan menggembleng putrinya dengan memberikan porsi latihan yang ditambah.
“Alhandulillah, putri saya bisa jadi runner up. Ini berkat kerja keras dan latihan yang saya berikan. Tentunya hasil ini cukup membanggakan baik bagi saya maupun sekolahnya,” kata Dedih.
Ia berharap, kedepan prestasinya bisa lebih meningkat lagi, ini sudah menjadi target dari orang tua termasuk Yesa sebagai atlit nya.
“Saya harap pada periode berikutnya Yesa menjadi kampiun. Saya akan terus gembleng dan berikan latihan untuk meningkatkan skill dan teknik dalam bulutangkis,” pungkas Dedih.
Foto : wartain.com/Istimewa
Reporter/Editor : Aab Abdul Malik
