Wartain.com – Persib Bandung bakal menjamu Persik Kediri dalam laga lanjutan Super League Indonesia 2026/2027 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (18/10/2026).
Pertandingan ini menjadi laga ketiga yang harus dijalani skuad Pangeran Biru dalam selang waktu tiga hari sekali, usai meraih kemenangan 1-0 atas tim asal Vietnam, The Cong-Viettel FC, pada ajang AFC Champions League Two, Rabu (14/10/2026).
Kendati mengantongi rekor head to head mentereng atas Laskar Macan Putih dalam dua musim terakhir, pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, enggan jemawa.
Pelatih asal Kroasia itu mengaku tetap mewaspadai skema permainan Persik Kediri yang dinilai rapi dalam membangun serangan dari bawah.
“Hal yang paling kami antisipasi dari Persik, mereka mempunyai dua gelandang bertahan yang bagus. Lini belakang yang suka memainkan bola, serta kiper yang juga menikmati proses membangun serangan dari bawah,” ujar Igor Tolic dalam konferensi pers di Stadion GBLA, Sabtu (17/10/2026).
Selain build-up, Igor juga menyoroti agresivitas lini depan Persik. Menurutnya, penyerang tengah mereka tangguh dalam duel udara, didukung winger yang mahir menggiring bola serta kecepatan bek kiri dalam melepas umpan silang.
Ancaman khusus juga datang dari mantan penyerang Persib musim lalu, Sergio Castel, yang kini berseragam Persik Kediri. Igor menegaskan lini belakang Persib wajib memberi pengawalan ekstra jika striker asal Spanyol itu diturunkan.
“Dia adalah bagian dari tim kami dan kami mengenalnya dari tahun lalu. Dia pemain yang sangat bagus dan bisa sangat berbahaya. Jadi kami harus mewaspadai Sergio, begitu juga dengan pemain-pemain lainnya,” tegasnya.
Di tengah padatnya jadwal, Persib mendapat kabar baik. Sang kapten muda, Beckham Putra Nugraha, dipastikan pulih 100 persen dan siap bertanding. Sementara Ragnar Oratmangun dan Gakuto Notsuda masih dalam tahap pemulihan.
Dukungan puluhan ribu Bobotoh yang siap memadati Si Jalak Harupat plus tambahan waktu istirahat satu hari menjadi modal krusial bagi Maung Bandung untuk mengamankan poin penuh di kandang.***
Editor: Aab Abdul Malik
(Dul)
