Wartain.com || Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur pada Selasa 16/1/2024.
“Jangan sampai ada keterlambatan dalam konstruksi IPAL maupun TPST. Keduanya harus bisa mulai beroperasi Agustus tahun 2024 ini,” ujar Menteri Basuki.
Untuk mengolah air limbah di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara dibangun IPAL 1,2 dan 3 pada 3 lokasi berkapasitas total 5.000 m3/hari.
Pembangunan IPAL ini dimulai awal Desember 2023, dengan progres 14,56%.
Teknologi “Moving Bed Biofilm Reactor” diterapkan di IPAL ini untuk mencapai influen yang memenuhi syarat bakumutu sebelum dialirkan ke badan air/sungai.
Langkah ini sekaligus penerapan prinsip pembangunan IKN Nusantara sebagai kota pintar berkelanjutan (smart sustainable forest city), dengan pemenuhan syarat baku mutu air limbah sesuai yang ditetapkan dalam “Basic Engineering Design” pembangunan IKN Nusantara.
“Instalasi Pengolahan Air Limbah” IKN Nusantara dibangun terintegrasi dengan “Tempat Pengolahan Sampah Terpadu” untuk mensinergikan pengelolaan sanitasi dalam satu lokasi.***
Foto: Kementerian PUPR
Editor: Raka A. Firmansyah
(Raika P. Damara)