26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 9, 2026

Latest Posts

MoU Pemkot Sukabumi–UI–BP2MI Dibidik Buka Akses Kerja dan Tingkatkan Daya Saing Warga

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi mengambil langkah strategis untuk memperluas akses kerja dan meningkatkan daya saing masyarakat melalui kerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) dan Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang digelar di Balairung Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, Senin (2/2/2026) siang.

Penandatanganan MoU yang bertepatan dengan peringatan Dies Natalis Universitas Indonesia ke-76 itu dihadiri oleh Bobby Maulana yang mewakili Wali Kota Sukabumi. Kerja sama ini diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi warga Sukabumi untuk memperoleh peningkatan keterampilan, peluang kerja yang lebih luas, hingga layanan publik yang berbasis riset dan inovasi.

Menurut Bobby Maulana, kemitraan dengan UI dan BP2MI dirancang sebagai jawaban atas tantangan ketenagakerjaan yang masih dihadapi Kota Sukabumi, terutama tingginya jumlah pencari kerja yang mencapai sekitar 15.400 orang.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen. Tujuannya jelas, membuka peluang kerja, meningkatkan kompetensi warga, serta memastikan masyarakat memiliki akses terhadap informasi dan pelatihan yang relevan, termasuk kesempatan bekerja ke luar negeri secara aman dan terukur,” ujarnya.

Melalui sinergi dengan BP2MI, Pemerintah Kota Sukabumi akan mendorong program pelatihan vokasi dan peningkatan kompetensi tenaga kerja, sekaligus memberikan pendampingan dan informasi terkait penempatan pekerja migran yang legal dan terlindungi.

Tak hanya sektor ketenagakerjaan, kerja sama ini juga menyasar peningkatan kualitas layanan kesehatan. RSUD Syamsudin, S.H. (RS Bunut) akan menjalin kolaborasi dengan Universitas Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia tenaga medis, peningkatan mutu pelayanan, serta pelaksanaan riset bersama di bidang kesehatan.

Di sisi lain, kolaborasi dengan UI juga diperluas ke bidang pengembangan sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan. Fokusnya mencakup riset daerah, seminar, kajian kebijakan publik, serta program pendidikan yang mendukung peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat.

Bobby Maulana menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan solusi yang berdampak langsung bagi warga.

“Pendidikan, pelatihan kerja, layanan kesehatan, hingga riset kebijakan kami dorong agar semuanya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi,” katanya.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan mampu membangun ekosistem pembangunan berbasis data dan riset, sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat Sukabumi untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Semoga kolaborasi ini membawa manfaat nyata dan menjadi langkah penting menuju Kota Sukabumi yang semakin maju dan bercahaya,” pungkasnya.*** (RAF)

Editor : Aab Abdul.Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.