26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 9, 2026

Latest Posts

Nilai Mata Uang Garuda Kembali Menguat, Ini Kata BI

Wartain.com, Jakarta || Nilai tukar rupiah menguat drastis dalam perdagangan Rabu 15/11/2023. Dilansir dari Refinitiv, rupiah sempat menguat 1,46% ke posisi Rp15.460/US$.

Penguatan ini melanjutkan tren positif mata uang Garuda yang juga menguat 0,03% pada perdagangan kemarin, Selasa 14/11/2023.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI) Edi Susianto menjelaskan, penguatan rupiah ditopang oleh kabar baik dari Amerika Serikat (AS). Baru saja diumumkan inflasi AS turun dari 3,7% menjadi 3,2% pada Oktober 2023.

“Paska rilis data inflasi US (CPI yoy) untuk bulan Oktober 2023 sebesar 3,2% yang lebih rendah dari angka bulan sebelumnya sebesar 3,7%, mendorong sentimen bahwa the Fed tidak akan menaikkan FFR,” ungkapnya kepada wartawan.

Pada Oktober 2023, inflasi AS masih berada di angka 3,7% (yoy) atau jauh di bawah target The Fed di kisaran 2%. The Fed pada akhirnya memilih untuk mempertahankan suku bunga di level 5,25-5,50%.

Edi mengungkapkan, situasi ini juga akan mendorong aliran modal kembali ke negara berkembang. Kini hampir seluruh mata uang global kini menguat terhadap dolar AS.

“Hal tersebut mendorong optimisme (risk on) di pasar keuangan global, hampir semua mata uang EM Asia menguat terhadap USD,” ujarnya.

Senada dengan BI, Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Tbk Andry Asmoro menambahkan, masa suku bunga tinggi atau higher for longer di AS bisa berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.

“Dengan data inflasi yang baik ini maka market expect bahwa FFR tidak akan dinaikkan dan terminal rate akan berada di 5,5% dan berharap pemangkasan bunga acuan bisa maju dari perkiraan,” kata Andry.***

Foto : Liputan6.com

Editor : Aab Abdul Malik

(Redaksi)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.