26.7 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Matangkan Strategi Atasi Lima Masalah Krusial Perkotaan

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi menggelar rapat koordinasi strategis pada Jumat (11/7/2025) di Ruang Oproom Setda. Rapat ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dan Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, dengan melibatkan Sekda Andang Tjahjandi, para asisten daerah, staf ahli, serta jajaran pimpinan SKPD terkait.

Pertemuan tersebut membahas lima persoalan utama yang dianggap sangat mendesak dan berdampak langsung terhadap keberlangsungan pelayanan publik serta iklim pembangunan daerah.

Wali Kota Ayep Zaki menekankan bahwa kelima isu ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. “Jika tidak segera ditangani, bukan hanya pelayanan publik yang terganggu, tapi juga kepercayaan masyarakat dan pelaku usaha akan menurun,” tegasnya.

Isu pertama yang menjadi sorotan adalah pengelolaan Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) sampah. Menurut wali kota, persoalan ini sudah berlangsung lebih dari satu dekade tanpa penanganan serius, dan kini perlu langkah cepat dan terukur.

Persoalan kedua menyangkut stagnasi revitalisasi Pasar Pelita. Ayep menyebut, Pemkot tengah mempertimbangkan opsi penjualan saham kepada pihak ketiga karena pihak pengembang mengalami kendala finansial. Langkah tersebut dianggap perlu untuk mencegah proyek mangkrak lebih lama.

Permasalahan berikutnya adalah penataan sistem parkir. Pemerintah merencanakan penataan ulang kawasan parkir di beberapa titik strategis, seperti Jalan Lettu Bakri, Julius Usman, dan Jalan Pasundan, dengan target penataan rampung pada Oktober 2026.

Sementara itu, kinerja PDAM juga menjadi perhatian serius. Ayep menugaskan Sekda untuk segera membenahi manajemen BUMD tersebut yang terus merugi dan berdampak pada kualitas layanan air bersih.

Persoalan kelima adalah relasi birokrasi dengan investor dan pengembang. Wali kota menegaskan bahwa lambannya proses perizinan dan ketidakpastian regulasi telah menjadi penghambat masuknya investasi.

“Kita tidak bisa lagi bekerja seperti biasa. Harus ada kepastian hukum, kecepatan pelayanan, dan koordinasi lintas sektor yang efisien,” ujarnya.

Wakil Wali Kota Bobby Maulana menegaskan pentingnya kesiapan seluruh OPD dalam menyambut arus investasi, terutama menjelang dibukanya Tol Bocimi Seksi 3 yang diperkirakan akan meningkatkan daya tarik kawasan.

“Setiap perangkat daerah harus sigap menemui investor dan menangkap peluang. Kita tidak boleh hanya berpikir teknis, tetapi juga membangun mentalitas pelayanan,” ujarnya.

Bobby juga menyinggung aspirasi warga terkait Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang disampaikan langsung ke rumah dinasnya. Ia meminta segera dilakukan kajian dan klarifikasi agar tidak menimbulkan ketidakpastian publik.

Baik wali kota maupun wakil wali kota sama-sama menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, konsistensi dalam tindak lanjut, dan keberanian dalam mengambil keputusan. Mereka menargetkan agar semua persoalan krusial ini menjadi fokus utama dalam waktu dekat.

“Kita ingin membangun sistem pemerintahan yang progresif, cepat tanggap, dan berorientasi pada hasil nyata. Ini langkah menuju Sukabumi yang Bercahaya,” pungkas Ayep.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.