Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi kembali menjalankan program Ayeuna Waktuna Berbagi Berkah (12 PAS) sebagai upaya memperkuat pelayanan sosial sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan yang dipimpin langsung Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana itu digelar di Kelurahan Citamiang dan Kelurahan Nanggeleng, Kamis (6/8/2026).
Pelaksanaan program turut melibatkan berbagai instansi dan mitra, di antaranya Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3), Baznas, Bank BJB, Pegadaian, Telkom, unsur TNI-Polri, para camat, lurah, serta sejumlah perangkat daerah lainnya.
Dalam arahannya, Ayep Zaki menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, setiap program yang dijalankan harus mampu menjawab persoalan riil yang dihadapi warga sekaligus mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat.
“Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan memperbaiki tata kelola dan memperkuat pelayanan, kami ingin mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih maju dan masyarakat yang semakin sejahtera,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkot Sukabumi menyalurkan berbagai bentuk bantuan kepada warga penerima manfaat. Bantuan yang diberikan meliputi bantuan tunai, paket kebutuhan pokok, hingga bantuan permodalan bagi pelaku usaha mikro. Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan program Grebek UMKM yang menjadi wadah promosi sekaligus penguatan sektor usaha kecil.
Usai menyerahkan bantuan, Ayep Zaki dan Bobby Maulana menyapa warga serta berdialog secara langsung untuk menyerap berbagai aspirasi dan masukan terkait kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.
Wali Kota juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program 12 PAS. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
“Program ini tidak mungkin berjalan sendiri. Berkat dukungan berbagai mitra seperti Bank BJB, Baznas, Telkom, Pegadaian, Indomaret, Alfamart, TNI, Polri, serta seluruh perangkat daerah, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, tingginya partisipasi masyarakat menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus mengembangkan Program 12 PAS sebagai salah satu agenda pelayanan sosial di Kota Sukabumi.
Selain menjalankan program tersebut, Pemkot Sukabumi juga terus mempercepat berbagai program prioritas, mulai dari penurunan angka stunting, pengentasan kemiskinan ekstrem, hingga penciptaan kesempatan kerja guna menekan tingkat pengangguran.
Di bidang perumahan, Kota Sukabumi pada 2026 memperoleh alokasi 1.025 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Sebanyak 300 unit telah memasuki tahap pelaksanaan, ditambah 33 unit bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta 80 unit dari Program Budha Suci.
Sementara itu, sektor pendidikan juga menjadi perhatian pemerintah melalui rehabilitasi 13 gedung sekolah dasar. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas sarana belajar sehingga pelayanan pendidikan kepada masyarakat dapat semakin optimal.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi berharap manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata, sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
