26.7 C
Jakarta
Selasa, April 28, 2026

Latest Posts

Perpanjangan MoU FKDB–POLRI: Komitmen Bersama Dorong Kemandirian Pangan dan Ketahanan Nasional

Wartain.com || Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kembali mendapatkan energi baru. Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) dan Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) resmi memperpanjang kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Hotel Horison, Kota Sukabumi, Selasa (5/8/2025).

Momentum penting ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan daerah, termasuk Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Kakorbinmas Baharkam POLRI Irjen. Pol Edi Murbowo, jajaran Forkopimda, kepala SKPD, tokoh agama, pemuda, perwakilan ormas dan partai politik.

MoU tersebut menjadi fondasi lanjutan atas kerja sama lima tahun terakhir yang berfokus pada sektor pertanian, khususnya penguatan produksi komoditas strategis seperti jagung. Irjen. Pol Edi Murbowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian integral dari upaya POLRI untuk memperkuat ketahanan nasional dari aspek pangan.

“POLRI memandang FKDB sebagai mitra potensial dalam mewujudkan kemandirian pangan. Ini bukan hanya soal pertanian, tapi juga bagian dari ketahanan bangsa,” ujarnya.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki turut menyambut positif perpanjangan kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa walaupun tidak lagi menjabat sebagai bagian dari struktur FKDB, semangat pemberdayaan yang diusung organisasi tersebut tetap ia lanjutkan melalui jalur konstitusional sebagai kepala daerah.

“Saya membawa nilai-nilai perjuangan FKDB dalam tugas-tugas pemerintahan. Sejak 2018, saya telah menapaki jalan pengabdian ini dengan satu tekad: menjadikan ilmu sebagai alat untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” tutur Ayep.

Ia juga menyoroti keberhasilan menyatukan kekuatan empat ormas Islam besar di Sukabumi—NU, Muhammadiyah, Persis, dan PUI—sebagai bukti bahwa kolaborasi lintas entitas mampu membentuk ekosistem pembangunan yang inklusif dan produktif.

Sukabumi, menurutnya, kini menjadi salah satu contoh daerah yang menonjol dalam praktik toleransi, sinergi sosial, dan kemandirian ekonomi lokal. Nota kesepahaman ini, kata Ayep, adalah bagian dari peta jalan kolektif menuju Indonesia yang berdaulat di bidang pangan dan berdaya secara sosial.

Ketua Umum FKDB pun menegaskan bahwa organisasi yang ia pimpin merupakan pengejawantahan dari visi besar Ayep Zaki tentang pemberdayaan masyarakat berbasis spiritualitas, teknologi, dan kolaborasi antarlembaga.

Dengan diperpanjangnya MoU ini, FKDB menargetkan perluasan cakupan program di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk peningkatan kapasitas petani, akses teknologi pertanian, serta pendampingan kelembagaan berbasis komunitas.

Penandatanganan ini bukan sekadar simbolis, melainkan pernyataan sikap bersama bahwa kolaborasi antara lembaga negara dan masyarakat sipil adalah kunci dalam menjawab tantangan ketahanan nasional ke depan. Pemerintah Kota Sukabumi pun menyatakan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari solusi tersebut, dengan harapan sinergi seperti ini bisa menjadi model inspiratif bagi daerah lain.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.