26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Presiden Prabowo Umumkan Reshuffle Kabinet Merah Putih Jilid II: Dito Ariotedjo Hingga Budi Arie Diganti

Wartain.com || Presiden RI Prabowo Subianto resmi mengumumkan perombakan Kabinet Merah Putih Jilid II pada Senin (8/9/2025) sore di Istana Kepresidenan Jakarta. Keputusan ini menjadi reshuffle pertama sejak kabinet Prabowo–Gibran dilantik pada Oktober 2024 lalu.

Langkah perombakan kabinet disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers. Ia menjelaskan bahwa keputusan Presiden diambil setelah melalui proses evaluasi mendalam terhadap kinerja kementerian.

“Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan secara berkesinambungan oleh Bapak Presiden, maka sore ini beliau memutuskan perubahan susunan Kabinet Merah Putih di sejumlah pos kementerian,” ungkap Prasetyo.

Menurutnya, reshuffle ini dimaksudkan untuk memperkuat kinerja pemerintahan serta menjawab dinamika tantangan bangsa ke depan.

Dari pengumuman resmi, terdapat beberapa kursi penting yang mengalami perubahan, antara lain:

Menko Polhukam: Budi Gunawan digantikan oleh Sjafrie Sjamsoeddin (Menhan) yang ditunjuk sebagai ad interim. Posisi definitif masih menunggu penetapan Presiden.

Menteri Keuangan: Purbaya Yudhi Sadewa menggantikan Sri Mulyani.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia: Mukhtaruddin menggantikan Abdul Kadir Karding.

Menteri Koperasi: Ferry Juliantono menggantikan Budi Arie Setiadi.

Menteri Pemuda dan Olahraga: pengganti Dito Ariotedjo belum dilantik karena berhalangan hadir, sehingga pelantikan akan dijadwalkan ulang.

Menteri Haji dan Umrah: Mochamad Irfan Yusuf.

Wakil Menteri Haji dan Umrah: Dahnil Anzar Simanjuntak.

Dua posisi strategis hingga kini masih menunggu kepastian: Menko Polhukam yang masih dijalankan ad interim oleh Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menpora yang belum dilantik karena penggantinya masih berada di luar kota.

Prasetyo menegaskan bahwa Presiden akan segera menentukan figur tetap untuk posisi Menko Polhukam dan menjadwalkan pelantikan Menpora pada kesempatan berikutnya.

“Berkenaan dengan Menko Polhukam, Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif. Untuk sementara ditugaskan ad interim. Sedangkan pengganti Menpora masih di luar kota, sehingga pelantikan baru bisa dilakukan pada prosesi berikutnya,” jelas Prasetyo.

Pengumuman reshuffle ini sekaligus mengakhiri spekulasi yang beredar dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah menteri di pos strategis berganti, menandai upaya Presiden Prabowo memperkuat mesin pemerintahannya di tahun pertama masa jabatan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.