Wartain.com || PSIM Yogyakarta berhasil selamat dari kekalahan saat menjamu Bali United dalam lanjutan BRI Super League, setelah bermain imbang 3-3 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin malam, 23 Februari 2026.
Laga berlangsung dramatis sejak awal. Tim tamu membuka keunggulan lebih dulu melalui Goppel pada menit ke-33. Bali United kemudian menggandakan keunggulan lewat gol Receveur di masa tambahan waktu babak pertama (45+3’), menutup paruh pertama dengan skor 2-0.
Memasuki babak kedua, Irfan Jaya memperlebar jarak menjadi 3-0 pada menit ke-55, membuat tuan rumah berada di bawah tekanan. Namun PSIM tak menyerah. Savio Sheva memperkecil ketertinggalan pada menit ke-64 dan membangkitkan semangat tim.
Tekanan PSIM membuahkan hasil ketika Ricky Fajrin mencetak gol bunuh diri pada menit ke-88, mengubah skor menjadi 2-3. Puncaknya, Ramos Mingo mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90, memastikan Laskar Mataram terhindar dari kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri.
Secara statistik, PSIM tampil dominan dengan penguasaan bola 65 persen berbanding 35 persen milik Bali United. Tuan rumah melepaskan 19 tembakan dengan delapan mengarah ke gawang, sementara Bali United mencatatkan 11 tembakan dengan lima tepat sasaran. PSIM juga unggul dalam jumlah operan (411 sukses dari 495 percobaan) dengan akurasi 84 persen, serta menciptakan 11 peluang sepanjang pertandingan.
Meski Bali United sempat unggul tiga gol, pertahanan mereka mendapat tekanan hebat dengan 39 sentuhan PSIM di kotak penalti lawan dan 78 umpan sukses ke sepertiga akhir. Hasil imbang ini membuat PSIM tetap menjaga asa di papan klasemen, sementara Bali United harus puas membawa pulang satu poin dari Bantul.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
