26.7 C
Jakarta
Minggu, Agustus 30, 2026

Latest Posts

Puncak Milangkala ke-44 Sirnaresmi Jadi Berkah, Omzet UMKM Es Teler Tembus Rp4 Juta

Wartain.com –  Kemeriahan puncak Milangkala ke-44 Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, tak hanya dirasakan warga. Para pelaku UMKM juga ikut merasakan berkahnya.

Acara puncak yang digelar di Lapang Desa Sirnaresmi, Jumat 29 Agustus 2026, berlangsung sejak siang hingga malam. Ribuan warga memadati lokasi untuk menyaksikan hiburan rakyat sekaligus penutupan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak awal Agustus.

Ramainya pengunjung membuat lapak-lapak UMKM laris manis. Salah satunya Dian (37) tahun, penjual es teler asal Kampung Mekarjaya.

“Alhamdulillah ramai, pengunjung juga banyak. Antusias masyarakat di Mekarjaya khususnya cukup mendukung untuk kita berjualan dan mendukung UMKM di sini. Pengunjung juga tidak pelit jajan dan tidak hitung-hitungan,” ujar Dian.

Cuaca panas saat acara juga menjadi berkah tersendiri bagi penjual minuman. Pengunjung berbondong-bondong mencari pelepas dahaga.

“Karena mungkin lagi musim kemarau, panas, jadi orang merasa haus dan larinya ke es, baik es teler, es teh poci, ataupun es krim,” katanya.

Dampaknya langsung ke omzet. Biasanya Dian hanya mendapat sekitar Rp500 ribu per hari saat jualan dari rumah. Namun saat Milangkala, omzetnya melonjak hingga Rp3 juta sampai Rp4 juta dalam sehari.

“Kalau untuk omzet sehari di acara seperti ini, kalau lagi ramai bisa mencapai Rp3–4 juta. Sedangkan kalau di rumah paling hanya mencapai Rp500 ribu,” ungkapnya.

Cerita berbeda datang dari Hendry Supriadi, penjual corndog asal Bojong Kidul. Ia menyebut penjualan di acara Milangkala masih naik-turun.

Menurut Hendry, program Makan Bergizi Gratis di sekolah juga memengaruhi pendapatan pedagang jajanan anak. Ia berharap ada perhatian pemerintah untuk penataan UMKM kecil.

“Harapannya buat para penjual atau pelaku UMKM, semoga ada penataan yang bagus buat UMKM yang kecil, karena mungkin ada bantuan dari pemerintah yang tidak tersampaikan ke masyarakat kecil,” tuturnya.

Sementara Ibu Neng, penjual Pop Ice asal Lembur Situ, juga merasakan peningkatan. Jika biasanya omzet Rp500 ribu saat mangkal di salah satu sekolah, saat Milangkala tembus Rp1 juta. Harga jual yang naik dari Rp3.000 menjadi Rp5.000 juga membantu.

“Alhamdulillah laris. Perbedaannya sangat jauh ketika mangkal dan di acara seperti ini. Biasanya sekitar Rp500 ribu, sekarang mencapai Rp1 juta,” kata Ibu Neng.

Ia berharap perekonomian Desa Sirnaresmi ke depan semakin maju dan tertata.

Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dalam kemeriahan Milangkala. Warga tidak hanya menikmati hiburan, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal dengan membeli produk pedagang desa.

Dengan berakhirnya puncak acara pada 29 Agustus 2026, para pelaku UMKM berharap kegiatan serupa terus digelar dengan penataan lebih baik. Agar perayaan hari jadi desa tidak hanya meriah, tapi juga memberi dampak ekonomi nyata bagi warga.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Herlina/Tia/Dewi/PPL Institut Al-Masthuriyah)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.