26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

Puskesmas Jampang Tengah Validasi Data Penerima PMT Lokal, Pastikan Tepat Sasaran bagi Balita Gizi Kurang

Wartain.com || Upaya pencegahan gizi buruk terus dilakukan oleh Puskesmas Jampangtengah melalui kegiatan validasi data calon penerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal, yang dilaksanakan oleh Tim Gizi dan dari Puskesmas Jampangtengah.

Kegiatan ini guna memastikan bantuan yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tepat sasaran, dilaksanakan di Aula Desa Bantaragung pada Senin (06/04/2026).

Kepala Puskesmas Jampangtengah, Sofyan Efendi, menjelaskan bahwa sebelum PMT diberikan, pihaknya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap balita yang menjadi sasaran. Pemeriksaan meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, hingga pemantauan tumbuh kembang anak.

“Validasi ini penting agar bantuan tidak salah sasaran. Kita ingin memastikan bahwa penerima benar-benar balita dengan kondisi gizi kurang atau yang mengalami kenaikan berat badan yang tidak optimal,” ujarnya.

Pada kegiatan yang berlangsung di Desa Bantar Agung tersebut, tercatat sebanyak 19 balita mengikuti proses validasi.

Mereka nantinya akan menerima PMT lokal selama 14 hari, apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kebutuhan intervensi gizi. Sofyan menegaskan, program ini tidak hanya dilaksanakan di Desa Bantar Agung, melainkan menyasar seluruh wilayah di Kecamatan Jampang Tengah.

Selain balita, program serupa juga menyasar ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), dengan durasi pemberian PMT yang lebih panjang, yakni hingga 90 hari.

“Tujuan utama kita adalah mencegah agar balita dengan gizi kurang tidak berkembang menjadi gizi buruk. Jadi ini bagian dari upaya pencegahan,” tambahnya.

Ia juga menekankan bahwa penanganan stunting tidak hanya bergantung pada pemberian makanan tambahan, melainkan harus dilakukan secara menyeluruh sejak 1.000 hari pertama kehidupan, mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, melalui asupan gizi yang baik dan pemeriksaan kesehatan rutin.

Saat ini, angka stunting di Kecamatan Jampangtengah berada di kisaran 11 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata kabupaten yang masih di atas 20,7 persen. Meski demikian, pihaknya terus berupaya menekan angka tersebut agar mencapai target standar provinsi, yakni 14 persen.

Melalui program validasi dan penyaluran PMT yang tepat sasaran, diharapkan kondisi gizi balita dapat terus membaik, serta mencegah munculnya kasus gizi buruk di wilayah tersebut.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.