Wartain.com || Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Sukabumi memasuki fase pengawasan intensif selama bulan Ramadan. Sejak 23 Februari 2026, Satgas MBG Kota Sukabumi turun langsung ke sejumlah sekolah guna memastikan distribusi berjalan sesuai ketentuan.
Langkah ini dilakukan untuk menjamin setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menjalankan Surat Edaran Badan Gizi Nasional Nomor 3 Tahun 2026 tentang pelayanan MBG pada bulan Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah secara disiplin dan konsisten.
Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, Andri Setiawan, menyampaikan bahwa pengawasan difokuskan pada kualitas pelaksanaan di lapangan, mulai dari ketepatan distribusi hingga kesesuaian menu dengan standar yang telah ditetapkan.
Hal itu ia sampaikan saat memantau penyaluran MBG di SMPN 6 Kota Sukabumi, Selasa (24/2/2026). Sehari sebelumnya, pemantauan dilakukan di SMA Negeri 1 Kota Sukabumi.
Selain melihat proses pembagian makanan, tim juga melakukan pengecekan langsung terhadap menu yang akan diberikan kepada siswa. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan setiap porsi sesuai dengan Standard Operasional Prosedur (SOP) dari Badan Gizi Nasional.
“Kita tetap tidak ada perubahan, bahwa dari porsi per porsi itu sudah ada SOP dari BGN. Saya sering sampaikan kepada semua SPPG jangan bermain–main di menu,” tegas Andri.
Ia menambahkan, bulan Ramadan bukan menjadi alasan untuk menurunkan kualitas layanan. Justru, menurutnya, momen ini harus dimanfaatkan untuk menunjukkan komitmen terhadap pemenuhan gizi siswa secara optimal.
Sementara itu, Kepala SMPN 6 Kota Sukabumi, Supriyadi, mengapresiasi kinerja SPPG yang dinilai telah bekerja maksimal dalam mendistribusikan MBG selama Ramadan. Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki, khususnya terkait ketepatan waktu distribusi dan evaluasi menu.
“Proses yang sekarang dilaksanakan sudah bagus, tinggal diperbaiki saja beberapa hal mungkin dalam hal waktu. Kami juga punya catatan berkaitan dengan menu dan lainnya, dan dalam waktu yang relatif baik, kami juga sering berkomunikasi,” ujarnya.
Dengan pengawasan yang diperketat, Satgas berharap Program MBG tetap berjalan optimal dan memberi dampak positif bagi kesehatan serta konsentrasi belajar siswa, meskipun dalam suasana ibadah Ramadan.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
