Wartain.com – Kabar baik untuk petani di Desa Darmareja, Kecamatan Nagrak. Jaringan irigasi DI Cijulang yang jadi urat nadi sawah warga resmi masuk tahap peningkatan.
Proyek ini digarap UPTD Pekerjaan Umum (PU) Wilayah II Cibadak, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi.
Dasar hukumnya Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 000.3.2/03/SPK/PJIP-28/SDA/2026. Anggaran Rp281 juta dikucurkan dari APBD Kabupaten Sukabumi TA 2026.
Kepala UPTD PU Wilayah II Cibadak Heri Hermawan menyebut, tujuan utama kegiatan ini sederhana: air harus sampai ke lahan tanpa tersendat.
“Fungsi saluran selama ini harus dijaga. Kalau salurannya bagus, pelayanan air ke sawah petani juga jadi lebih baik,” kata Heri, Kamis 2/7/2026.
Pengerjaan ditarget rampung 60 hari kalender. CV Hibar Gumilang dipercaya sebagai pelaksana di lapangan.
Fokus rehab meliputi perbaikan struktur saluran permukaan. Harapannya kebocoran, pendangkalan, dan sumbatan bisa diminimalisir.
Heri memastikan tim UPTD tidak lepas tangan. Pemantauan dilakukan rutin agar mutu dan spesifikasi teknis sesuai kontrak.
“Kami kawal dari awal sampai selesai. Jangan sampai molor atau hasilnya tidak maksimal,” tegasnya.
DI Cijulang selama ini mengairi hamparan sawah di Darmareja. Ketika saluran rusak, pola tanam petani sering terganggu karena air telat datang.
Dengan jaringan baru yang lebih baik, DPU berharap distribusi air jadi lebih merata dan tepat waktu. Dampaknya langsung ke hasil panen.
“Kami berharap pekerjaan lancar. Hasilnya bisa dirasakan masyarakat, khususnya petani pengguna DI Cijulang,” tutup Heri.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
