26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Satu Lagi Purna PMI, Buka Usaha Kuliner Pasca Pulang Dari Luar Negeri

Wartain.com, Sukabumi || Bagi sebagian orang, bekerja diluar negeri menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan sebuah idaman. Alasannya sederhana, karena ingin mendapatkan upah yang jauh lebih besar, dibandingkan bekerja di dalam negeri.

Impian itu berbeda seperti yang dilakukan oleh Riska Karmilah (27) tahun, bekerja di luar negeri menjadi PMI, berangkat pada tahun 2014, hanya sebagai batu loncatan untuk memperoleh modal usaha, supaya bisa berwirausaha di dalam negeri.

Sepulang bekerja di luar negeri, purna PMI ini memulai usaha dengan membuat penganan kue yang diberi nama “Adzkia Donat”.

Beralamat di Kampung Mekarjaya RT 02 RW 02 Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi. Ia mulai merintis usaha kecilnya dari tahun 2022.

Satu Lagi Purna PMI Buka Usaha Kuliner Pasca Pulang Dari Luar Negeri (foto : wartain.com/Raika)

Ditemui wartawan.com, ia menuturkan, memiliki usaha seperti ini sudah menjadi cita-citanya, bahkan jauh sebelum ia berangkat menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Punya usaha seperti ini sudah menjadi impian saya sejak dulu. Makanya berangkat kerja ke luar negeri untuk mencari modal, agar bisa usaha sendiri di sini,” tuturnya kepada koresponden, Kamis 12/10/2023.

“Alhamdulillah, akhirnya harapan saya tercapai, sekarang bisa membuka usaha kuliner di daerah sendiri,” ungkapnya.

Selanjutnya, ditanya terkait kendala yang di hadapi dalam usahanya yang sedang ia jalankan adalah, perlunya penambahan modal,  terutama untuk membuka ruko dan membeli kendaraan buat mengantarkan pesanan.

“Saya ingin punya tempat usaha yang lebih layak dan strategis. Juga perlu kendaraan untuk mengantarkan orderan,” tambah Riska.

Contoh produk kue kering, andalan Adzkia Donut (foto : wartain.com/Raika)

“Saya ingin membuka ruko di daerah tempat tinggal, di pinggir jalan utama, karena kalo punya ruko enak, jadi tinggal datang ke ruko aja kalo mau pesan produk saya,” lanjutnya.

Untuk area pemasaran sendiri, yang dilakukan Riska, masih baru sekitar lingkungan daerah Kabupaten Sukabumi. Sementara ini ia fokus terutama kepada rekan-rekan sejawatnya. Walupun demikian, sasaran konsumennya dari semua kalangan, mulai anak-anak, remaja sampai orang tua.

Dalam sepekan, pesanan bisa mencapai 3 (tiga) kali PO, dengan rata-rata order 200 pcs untuk produk roti kering, karena produk unggulannya adalah roti kering, selain produk kue lainnya.

Kini omsetnya sudah bisa mencapai jutaan rupiah (tidak disebutkan angka). Ia juga berpesan kepada rekan-rekannya yang Purna PMI, untuk berani membuka usaha sendiri di dalam negeri.

“Pesan saya sebagai purna PMI, harus semangat dan berani untuk membuka usaha sendiri biar bisa menjadi pengusaha,” pungkas Riska di akhir wawancara.***

Foto : wartain.com/Raika

Editor : Aab Abdul Malik

Reporter : Raika Putra Damara/Ujang Kamal

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.