Wartain.com – Seorang pria berinisial DS (54), warga Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, ditemukan meninggal dunia di area perkebunan buncis milik warga di Kampung Garung, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Korban ditemukan seorang petani dalam kondisi tengkurap di sela-sela tanaman buncis. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pemeriksaan di lokasi.
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, DS diketahui meninggalkan rumah sejak Minggu (27/9/2026) siang. Saat itu, korban berpamitan untuk mencari rumput.
“Awalnya dua hari yang lalu tepatnya pada hari minggu siang hari almarhum sempat pergi dari rumah untuk mencari rumput namun sejak itu almarhum tidak pernah kembali pulang ke rumahnya. Pada hari Selasa yang bersangkutan ditemukan dalam keadaan telah meninggal dunia di kebun buncis dengan posisi tengkurap,” ujar Ade saat dikonfirmasi, Rabu (30/9/2026).
Setelah menerima laporan tersebut, petugas Polsek Cisaat bersama Tim Inafis Polres Sukabumi Kota mendatangi lokasi. Polisi kemudian melakukan pengamanan serta pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.
Dari pemeriksaan medis awal di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi adanya tindak pidana pada tubuh korban.
“Selanjutnya mayat dibawa ke rumah sakit R. Syamsudin SH Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan luar,” kata Ade.
Korban kemudian dibawa ke RSUD R. Syamsudin SH Sukabumi untuk menjalani pemeriksaan luar. Namun, pihak keluarga menyatakan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah.
Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani pihak keluarga. Keluarga juga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.
“Pihak keluarga tidak akan melakukan atau menolak otopsi kepada almarhum serta pihak keluarga membuat surat pernyataan penolakan dilakukannya otopsi,” pungkas Ade.***(RAF)
Editor: Aab Abdul Malik
