26.7 C
Jakarta
Senin, Juni 1, 2026

Latest Posts

Tutupan Hutan Jawa Barat tinggal 20 Persen, Stop Alih Fungsi Lahan serta Perbanyak Kawasan Konservasi

Wartain.com – Mantan anggota DPRD Jabar dari Partai Hanura Budi Hermansyah, menanggapi pernyataan Gubernur Jawa Barat, bahwa kawasan tutupan hutan tinggal 20 persen dari luas provinsi yang diakibatkan oleh alih fungsi lahan yang masif.

“Pemprov Jabar harus berani ambil langkah tegas dengan melarang alih fungsi lahan, apalagi untuk kegiatan komersial di kawasan hutan dan mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk memperbanyak lagi kawasan konservasi, terutama daerah cagar alam di samping hutan nasional yang sudah ada seperti di gunung Gede dan Pangrango”.

Lebih lanjut Budi menjelaskan, “kegiatan alih fungsi lahan yang begitu masif di kawasan hutan, terutama buat kegiatan komersial wisata, telah berkontribusi banyak terjadinya deforestasi di Jawa Barat, kita bisa melihat kerusakan hutan tersebut terjadi di puncak Bogor, Cipanas Cianjur, dan daerah Lembang Bandung Utara, di mana yang tadinya kawasan hutan berubah menjadi kegiatan komersial wisata.”

“Sudah saatnya pemprov Jabar ambil tindakan tegas dengan menutup kawasan tersebut dari kegiatan komersial, agar kerusakan hutan tidak lebih parah lagi,” kata Budi, Senin 01/06/2026.

Selain itu, Jawa Barat yang memiliki daerah pegunungan, tapi sangat ironis, pemerintah pusat baru sedikit menetapkan kawasan hutan konservasi, baik Taman Nasional maupun Cagar Alam dan Tahura (taman hutan rakyat).

“Maka sudah selayaknya, pemprov Jabar ambil inisiatif, mengusulkan ke pusat agar kawasan konservasi di Jawa Barat ditambah, seperti di kawasan gunung Sangga Buana Karawang, Tampomas Sumedang, Cikurai Garut, Patuha Ciwidey, Kareumbi dan kawasan gunung lainnya, agar lebih bisa diproteksi dari kegiatan pengrusakan hutan, serta kegiatan tambang galian C.”

“Karena dengan ditetapkannya daerah daerah tersebut, ikhtiar kita untuk menyelamatkan sisa hutan tutupan dan ekosistem di dalamnya bisa tercapai, syukur syukur menambah luasannya, tidak hanya 20 persen,” menutup pernyataannya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.