20 Guru Terima Beasiswa S2, UMN-Tandatangani Kerja Sama dengan Kemenag & Disdik Kota Sukabumi (Foto: DS)
Wartain.com – Universitas Madani Nusantara (UMN) Sukabumi, kembali menegaskan komitmennya meningkatkan mutu pendidikan. Kali ini sasarannya guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di lingkungan Kementerian Agama dan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi.
Setelah sukses menggelar workshop serupa bagi guru di Kabupaten Sukabumi, UMN menyelenggarakan Workshop Peningkatan Mutu Guru melalui Hypnoteaching dan Deep Learning khusus untuk guru PAI Kota Sukabumi. Sebanyak 246 orang peserta, antusias mengikuti kegiatan workshop tersebut.
Workshop tersebut menghadirkan dua narasumber berpengalaman. Dr. Hj. Wiwin Winarni, M.M.Pd. dan Dr. Aji Khoerurahman, M.M., M.Psi, keduanya membekali guru dengan strategi pembelajaran inovatif berbasis Hypnoteaching dan Deep Learning.
Pendekatan Hypnoteaching digunakan untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan sugestif. Sementara Deep Learning melatih guru merancang proses pembelajaran yang bermakna, mendalam, dan berpusat pada peserta didik.
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi Samsul Fuad, S.Ag., M.H. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada UMN atas kepeduliannya terhadap kompetensi guru PAI.
Menurut Samsul Fuad, guru PAI adalah bagian penting ekosistem pendidikan nasional. Guru dituntut terus meningkatkan kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian agar pendidikan berkualitas dapat terwujud.
“Guru tidak boleh merasa cukup dengan kompetensi saat ini. Harus terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan diri sesuai perkembangan zaman,” tegas Samsul Fuad dalam sambutannya, Senin 29/06/2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi Novian Restiadi, S.IP., M.Si. juga mengapresiasi UMN. Ia mengajak guru PAI meningkatkan kualifikasi akademik dari S1 hingga S2 sebagai bagian profesionalisme pendidik.
‘Kami sangat mengapresiasi atas inisiasi UMN menggelar workshop ini. Karena, ini merupakan bentuk ikhtiar untuk meningkatkan kompetensi guru PAI dalam .melakukan kegiatan pembelajaran,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Rektor UMN Prof. Dr. H. Endin Nasrudin, M.Si. menyatakan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian masyarakat. UMN berkomitmen mendampingi guru PAI meningkatkan kapasitas akademik dan profesional.
“Komitmen kami sangat jelas, sebagai lembaga pendidikan tingga akan terus memberikan kontribusi, khususnya kepada guru-guru PAI, baik yang ada di Kabupaten maupun Kota Sukabumi,” ujar rektor.
Selain itu, bentuk dukungan nyata juga diberikan lewat jalur beasiswa. UMN membuka kesempatan kepada peserta workshop melanjutkan studi Program Magister S2 di UMN. Secara simbolis, Rektor menyerahkan SK Penerimaan Mahasiswa Baru S2 jalur beasiswa kepada 20 guru alumni workshop angkatan pertama.
“Sebagai bentuk nyata lainnya, UMN akan memberikan beasiswa kepada 20 orang mahasiswa jenjang S2, untuk alumni kegiatan workshop gelombang pertama,” tegasnya.
Momentum kegiatan workshop tersebut juga diisi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara UMN dengan Kementerian Agama Kota Sukabumi dan Dinas Pendidikan Kota Sukabumi. Kerja sama ini jadi langkah strategis memperkuat sinergi peningkatan kualitas pendidikan.
Program beasiswa S2 dan pelatihan berkelanjutan menjadi bukti komitmen UMN mencetak SDM unggul, profesional, dan berdaya saing di bidang pendidikan. Guru PAI yang kompeten diharapkan melahirkan generasi religius, cerdas, dan berkarakter.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
