Wartain.com – BMKG Stasiun Geofisika Kupang merilis update aktivitas gempa bumi susulan dari gempa besar Flores M7.7 yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Data terbaru hingga Jumat, 22 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB.
Berdasarkan peta sebaran aftershock yang dirilis BMKG, total gempa susulan yang tercatat mencapai 5.012 kali sejak gempa utama M7.7 mengguncang wilayah Flores.
Dari ribuan gempa susulan itu, magnitudo terbesar yang tercatat adalah M6.2, sedangkan magnitudo terkecil M1.1.
BMKG mencatat ada 31 gempa susulan dengan magnitudo di atas 5.0. Sementara gempa susulan yang dirasakan masyarakat sebanyak 124 kali.
Titik pusat gempa susulan mayoritas berada di laut Flores bagian utara, tepatnya di zona Flores Backarc Thrust. Area ini masih menjadi pusat aktivitas paling padat seperti terlihat pada peta dengan titik-titik merah.
Dalam keterangannya, BMKG membagi magnitudo gempa susulan ke dalam 3 kategori: M < 3, 3 ≤ M ≤ 5, dan M > 5. Titik merah paling besar menandakan gempa dengan magnitudo di atas 5.
Kedalaman gempa juga bervariasi dari dangkal hingga menengah. Data ini dihimpun BMKG menggunakan jaringan seismograf di wilayah Nusa Tenggara dan sekitarnya.
Meski jumlahnya ribuan, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun tetap waspada. Aktivitas gempa susulan adalah hal wajar pasca gempa besar.
Warga diimbau tidak terpancing informasi hoaks dan hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG melalui http://www.bmkg.go.id atau media sosial @InfoBMKG.
Pemerintah daerah bersama BPBD di NTT diminta terus melakukan pemantauan, terutama di daerah yang bangunannya terdampak gempa utama.
Hingga saat ini BMKG masih terus memantau perkembangan aktivitas seismik di Flores. Jika terjadi peningkatan signifikan akan segera disampaikan melalui rilis resmi.
Update data: 22 Agustus 2026 05:00 WIB
Total Gempa Susulan: 5012
Magnitudo Terbesar: 6.2
Magnitudo Terkecil: 1.1
Magnitudo > 5: 31
Gempa Susulan Dirasakan: 124.(***)
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
