26.7 C
Jakarta
Rabu, Maret 11, 2026

Latest Posts

Ustadzah Muda Asal Sukabumi Tembus 28 Besar Aksi Indosiar 2026

Wartain.com || Nama Nur Afifah (23), dai muda asal Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, tengah menjadi sorotan. Ia berhasil melangkah ke babak 28 besar dalam ajang dakwah nasional Aksi Indosiar 2026 dan dijadwalkan tampil secara langsung pada Selasa (24/2/2026) pukul 02.00 WIB di Indosiar.

Lahir pada 22 Agustus 2002, Nur Afifah dikenal aktif menekuni dunia akademik sekaligus dakwah. Ia merupakan lulusan Komunikasi Penyiaran Islam di Institut Madani Nusantara Sukabumi dan saat ini juga menempuh studi Digital Neuropsikologi di Universitas Insan Cita Indonesia. Selain itu, ia tercatat sebagai kader Pondok Modern Al-Ghozali Gunung Sindur, Bogor.

Gagal Tahun Lalu, Bangkit di 2026

Langkahnya menuju panggung nasional tidak terjadi secara instan. Sejak 2025, ia sudah mencoba mengikuti kompetisi serupa, namun belum berhasil menembus babak utama.

“Sejak tahun 2025 saya ikut kompetisi tapi belum rezeki untuk bisa masuk top 28, alhamdulillah di 2026 allah kasih rezeki itu untuk bisa ikut berkompetisi aksi di indosiar,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Kegagalan tersebut justru menjadi bahan refleksi. Ia memperbaiki materi, memperkuat mental, dan kembali mencoba hingga akhirnya lolos di musim 2026.

Tahapan seleksi diawali dengan pendaftaran online, kemudian berlanjut ke sesi wawancara daring bersama kru Indosiar. Proses tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Sukabumi.

“Proses pendaftaran itu awlanya melalui online dulu kemudian wawancara, kebetulan saya wawancara difasilitasi oleh pemkot sukabumi, pak wakil Wali Kota, Bobby maulana memfasilitasi dari segi kamera peralatan dan lain lain yang berlokasi di masjid sejuta pemuda, kita bisa wawancara via zoom bersama para kru dari indosiar,” tuturnya.

Fasilitasi tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri bagi Nur Afifah untuk membawa nama Sukabumi ke tingkat nasional.

Siapkan 15 Materi, Harus Dirombak Ulang

Menjelang babak 28 besar, persiapan yang dilakukan pun cukup intens. Ia diminta menyiapkan 15 tema dakwah berbeda. Namun di tengah proses, seluruh tema itu harus ia susun ulang karena memiliki kemiripan dengan materi peserta lain.

“Persiapan materi itu harus menyiapkan 15 tema, tapi qadarullah 15 tema itu ternyata sama dengan peserta lain, jadi saya harus membuat ulang materinya satu satu di sini, dan materinya insyaallah sudah mantap,” ungkapnya.

Proses tersebut menjadi tantangan tersendiri, sekaligus upaya agar materi yang ia sampaikan memiliki karakter dan pesan yang kuat.

Dakwah Lebih Luas, Jangkauan Lebih Besar

Bagi Nur Afifah, kompetisi ini bukan sekadar ajang adu kemampuan, melainkan ruang memperluas syiar.

“Yang mendorong saya untuk mantap mengikuti kompetisi dakwah ini adalah menjadikan sebagai jembatan dakwah, agar dakwah saya lebih bisa banyak didengar oleh masyarakat luas terkhusus di indonesia bahkan sebetulnya yang nonton sampai ke jepang,” katanya.

Ia menyadari perbedaan signifikan antara berdakwah di tingkat lokal dan tampil di panggung nasional.

“Perbedaan dakwah di sukabumi dengan tampil di panggung aksi ya bedanya kalau di sukabumi hanya dalam lingkup sukabumi notabene tidak terlalu banyak orang menonton, kalau di panggung aksi dilihat oleh seluruh indonesia bahkan sampai luar negeri,” jelasnya.

Keikutsertaannya di Aksi Indosiar dimaknai sebagai pijakan penting untuk perjalanan dakwah ke depan.

“Makna keikutsertaan saya untuk perjalanan dakwah ke depannya agar supaya ini dapat menjadi jembatan bagi dakwah saya, supaya bisa lebih banyak didengar oleh orang banyak, bisa bermanfaat untuk banyak orang, khususnya wilayah sukabumi, semoga bisa mengharumkan nama sukabumi,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, ia menitipkan motivasi bagi generasi muda Sukabumi.
“Pesan saya khususnya untuk anak muda sukabumi, saya yakin sukabumi itu memiliki banyak generasi muda yang kompeten, unggul, kreatif, dan mampu mengharumkan nama sukabumi, maka teruslah jadi pemuda yang terdidik, bermanfaat, dan pemuda yang mampu mengharumkan nama sukabumi,” pungkasnya.

Kini, masyarakat Sukabumi menantikan penampilan Nur Afifah dini hari nanti. Harapan pun mengalir agar dai muda asal Cikembar tersebut mampu tampil optimal dan melangkah lebih jauh di panggung Aksi Indosiar 2026.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.