Wartain.com – Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Persampahan dan Mitigasi Dampak Kemarau Panjang di Aula A.H. Nasution, Lantai 3 Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).
Kehadiran Wabup mewakili Bupati Sukabumi dalam forum strategis yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Gubernur Jawa Barat H. Dedi Mulyadi bersama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Pertemuan ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan, terutama persoalan sampah dan ancaman yang berpotensi muncul akibat musim kemarau berkepanjangan.
Dalam arahannya, kedua pimpinan menegaskan pentingnya kerja sama yang terintegrasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat guna mempercepat penanganan persoalan persampahan sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi dampak perubahan cuaca yang semakin kompleks.
Sejumlah agenda penting dibahas dalam rapat tersebut, di antaranya penguatan sistem pengelolaan sampah di daerah, peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta upaya mendorong terciptanya pola hidup yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada langkah-langkah mitigasi menghadapi musim kemarau panjang.
Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan air bersih bagi masyarakat, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, perlindungan sektor pertanian dari risiko kekeringan, serta peningkatan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
Partisipasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen daerah untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak terkait dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan ketahanan wilayah terhadap dampak perubahan iklim.
Melalui kolaborasi yang solid dan langkah-langkah strategis yang terencana, diharapkan upaya penanganan sampah dan mitigasi dampak kemarau dapat berjalan lebih efektif demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
