26.7 C
Jakarta
Sabtu, September 26, 2026

Latest Posts

Wamendikdasmen Dorong Digitalisasi Ramah ABK di SLB Negeri Handayani Sukabumi

Wartain.com – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq mendorong penguatan digitalisasi pembelajaran yang ramah bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

Hal ini ditegaskannya saat mengunjungi SLB Negeri Handayani, Kabupaten Sukabumi, dalam rangka memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Kamis (24/9).

Kunjungan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian peninjauan pendidikan setelah sebelumnya menyambangi Sekolah Anak Indonesia di Bogor.

Di SLB Negeri Handayani, Fajar mengajak para siswa berinteraksi langsung menggunakan Papan Interaktif Digital (PID), yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.

Momen hangat tercipta saat Rasyid, seorang siswa SMA dengan autisme, bertanya mengenai fungsi layar interaktif tersebut.

Fajar kemudian mendampingi Rasyid dan siswa lain, termasuk Khanza, siswi tunagrahita, untuk belajar mengenal rupiah melalui perangkat digital tersebut.

“Insya Allah, tahun ini PID akan ditambah lagi atas arahan Bapak Presiden. Kami ingin memastikan program prioritas pemerintah juga hadir untuk anak-anak kita di sini. Inilah cerminan pendidikan bermutu untuk semua,” ujar Fajar.

SLB Negeri Handayani saat ini melayani 211 siswa dengan dukungan 45 guru dan tenaga kependidikan, menjadikannya salah satu sekolah luar biasa terbesar di Kabupaten Sukabumi.

Dalam dialog bersama para pendidik, Fajar menyerap aspirasi terkait pengembangan konten digital.

Para guru mengungkapkan bahwa sebagian materi digital yang ada saat ini masih perlu disesuaikan dengan karakteristik ABK. Mereka berharap adanya penambahan konten yang berfokus pada kemandirian siswa.

Menanggapi hal tersebut, Fajar berkomitmen untuk terus memperbaiki dan memperkaya konten pembelajaran di PID serta mendorong konsep Rumah Pendidikan yang lebih inklusif.

“Kami akan terus memperbaiki dan memperbanyak konten pembelajaran untuk anak berkebutuhan khusus di PID. Kami juga mendorong agar Rumah Pendidikan semakin ramah bagi mereka,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, pemerintah berkomitmen melakukan pemerataan akses pendidikan melalui digitalisasi, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Hal ini sejalan dengan harapan orangtua siswa, seperti yang disampaikan Dadang, Ketua Komite Sekolah, yang berharap anaknya dapat melanjutkan pendidikan tinggi di bidang teknologi informasi.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendikdasmen juga menyerahkan bantuan buku dan bantuan pemerintah untuk meningkatkan layanan pendidikan khusus. Fajar menekankan bahwa tidak boleh ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan.

“Setiap anak memiliki potensi, harapan, dan cita-cita yang harus kita dukung bersama. Tugas kita memastikan mereka mendapatkan pembelajaran sesuai kebutuhan,” pungkas Fajar.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Tenaga Ahli Wamendikdasmen Fahmi Syahirul Alim dan Kepala Subbagian Tata Usaha Direktorat Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Kemendikdasmen, Cecep Somantri.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.