Wartain.com – Proyek pembangunan SUTT 150 kV PLTU Palabuhanratu – Palabuhanratu Baru yang sempat tersendat kini mendapat angin segar dari warga Desa Cihaur dan Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi.
Dalam sosialisasi nilai pengadaan tanah yang digelar PLN UPP JBT 1 di Kecamatan Simpenan, Kamis (01/10/2026), pemilik lahan justru menyatakan dukungan penuh.
Sugiman, Ketua Koperasi Produsen Kertajaya Bangkit Bersama, adalah salah satunya. Lahan milik koperasinya di Kp. Cijaha RT 02/RW 01, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, seluas 484 m2 akan digunakan untuk tapak tower.
Baginya, ganti rugi bukan sekadar kompensasi, tapi modal untuk mengembangkan usaha bersama.
“Insya Allah kami akan mendukung apa yang dilakukan PLN. Uang yang akan kami terima ke depan akan digunakan untuk penguatan koperasi dan penambahan modal usaha,” ujar Sugiman.
Dukungan serupa datang dari Ibu Iis, pemilik lahan 600 m2 di Kp. Cimerak RT 02/RW 01, Desa Cihaur, Kecamatan Simpenan, yang akan dibangun Tower T33B. Ia mengaku menerima penuh hasil penilaian dari tim appraisal independen.
“Bagi saya dan keluarga tidak masalah dengan hasil penilaian yang disampaikan tim appraisal, baik harga tanah maupun tumbuhan yang ada di titik tersebut. Intinya kami sangat menerima,” katanya.
Lebih dari soal harga, Iis melihat proyek ini sebagai bentuk solidaritas untuk warga Sukabumi Selatan yang selama ini kerap merasakan listrik spaneng dan padam bergilir.
“Ini bentuk dukungan kami bagi PLN untuk pemenuhan kebutuhan listrik saudara-saudara kami yang ada di wilayah Sukabumi Selatan. Sebagai saudara, kami juga memiliki rasa empati, dengan adanya pembangunan tower ini, semoga kebutuhan listrik di Pajampangan bisa tercukupi,” pungkasnya.
PLN UPP JBT 1 sendiri menargetkan dengan dibangunnya Tower T32, T33, T33A, T33B, dan T33C di trase baru ini, sistem kelistrikan 150 kV menuju Pajampangan akan segera tersambung dan lebih stabil.***
Editor: Aab Abdul Malik
(Yosep)
