Wartain.com – Setelah lebih dari 40 hari menunggu kepastian, keluarga Evi Mentari (37), warga Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, akhirnya bisa membawa pulang jenazahnya ke Tanah Air.
Jenazah ibu tiga anak itu tiba di rumah duka di Jalan RA Kosasih, Gang Mahmud, RT 03/RW 05, pada Senin (24/8/2026) malam. Isak tangis keluarga pecah saat peti jenazah yang dikirim dari Rumah Sakit King Fahd, Arab Saudi, tiba di kediaman.
Suasana haru menyelimuti rumah duka. Peti jenazah dibawa melewati gang sempit menuju rumah, sementara keluarga yang telah lama menanti terlihat saling berpelukan dan menangis melepas kepergian Evi.
Proses penyerahan jenazah turut dikawal perwakilan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) bersama Sekretariat Bersama (Sekber) Relawan TPPO RI. Keluarga diminta tetap tenang selama proses administrasi dan serah terima berlangsung.
“Tenang ya, akan ada proses serah terima dulu dari pihak BP3MI. Puji syukur ke hadirat Allah SWT, sehingga pada malam hari ini kita bisa menyaksikan (penyerahan jenazah ini). Terima kasih kepada perwakilan keluarga,” ujar salah seorang pendamping di rumah duka.
Suami almarhumah, Erwin Susman (43), tampak tegar saat menyaksikan peti jenazah istrinya dibawa masuk ke rumah. Setelah penantian panjang, ia akhirnya dapat mendampingi Evi hingga ke tempat peristirahatan terakhir.
Erwin menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah istrinya dari Arab Saudi.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan kebaikan semuanya dibalas oleh Allah SWT. Yakin kalau kita berbuat kebaikan, bakal dibalas dengan kebaikan pula,” kata Erwin, Selasa (25/8/2026).
Evi sebelumnya meninggal dunia di Rumah Sakit King Fahd, Arab Saudi, pada 10 Juli 2026. Perempuan yang bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan akibat penyakit tumor otak.
Kondisinya sempat kritis. Evi bahkan menjalani perawatan intensif dan berada dalam kondisi koma selama sekitar dua pekan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sepeninggal Evi, keluarga menghadapi persoalan panjang untuk membawa jenazahnya kembali ke Sukabumi. Selain kendala administrasi, proses pemulangan juga terkendala persoalan biaya serta kelengkapan dokumen.
Keluarga kemudian mendapat pendampingan dari Sekber TPPO RI yang berkoordinasi dengan sejumlah perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi. Setelah melalui proses yang cukup panjang, biaya pemulangan jenazah akhirnya ditanggung oleh negara.
Setibanya di Sukabumi, jenazah Evi terlebih dahulu disalatkan sebelum dimakamkan. Pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah ibu tiga anak tersebut dimakamkan di TPU Astana Gede, Babakan Bandung, Sukabumi.
Kepulangan Evi akhirnya menjadi penutup dari penantian panjang keluarganya untuk membawa kembali salah satu anggota keluarga mereka ke tanah kelahiran.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
