Wartain.com || Harga cabai dan bawang merah menjadi sorotan setelah mengalami lonjakan sejak sebelum Lebaran hingga saat ini.
Ketua Umum Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI), Abdul Hamid mengatakan kenaikan harga itu dipengaruhi lantaran banyak pasar yang belum sepenuhnya berjalan normal karena libur panjang.
Pihaknya memastikan kenaikan harga cabai yang menyentuh kenaikan Rp 100.000 per kg bukan disebabkan masalah pasokan.
“Cabai keriting kemarin menyentuh Rp 90.000 per kg sampai Rp 100.000 per kg di pasar memang salah satunya karena kenaikan kebutuhan tapi penjualnya sedikit,” kata Abdul dalam rapat koordinasi hari besar keagamaan nasional bersama Badan Pangan Nasional, Kamis (3/4/2025).
Walau begitu Abdul memproyeksi harga cabai akan berangsur turun mulai pekan ini. Menurutnya ini didukung dengan adanya panen raya cabai yang akan mulai berangsur dalam waktu dekat.
“Kondisi saat ini mungkin akan terus turun di aneka cabai, tapi meski turun kita harapannya tidak sampai jatuh,” jelasnya.
Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pada Kamis, harga rata-rata nasional cabai rawit merah menyentuh Rp 88.843 per kilogram.
Angka itu melampaui harga acuan penjualan (HAP) sebanyak 55 persen dari harga cabai rawit merah yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 40.000 hingga Rp 57.000 per kilogram.
Komoditas cabai lain yang juga terpantau masih mahal yakni cabai merah keriting yang secara nasional harganya mencapai Rp 64.341 per kg. Harga itu naik 16,98 persen dari HAP sebesar Rp 37.000 sampai Rp 55.000 setiap kg.***
Foto : Istimewa
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)