Wartain.com || Upaya keras dan sinergi berbagai unsur penyelamat akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad RA (12), seorang anak asal Palabuhanratu yang dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Rawakalong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
RA dilaporkan tenggelam pada Jumat, 30 Mei 2025 sekitar pukul 15.10 WIB, saat tengah bermain air di bibir pantai bersama teman-temannya. Cuaca cerah tidak menyurutkan keganasan ombak yang tiba-tiba datang menggulung korban.
Setelah pencarian intensif selama hampir dua hari, jenazah RA akhirnya ditemukan pada Sabtu pagi, 31 Mei 2025, sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban ditemukan dalam posisi telungkup sekitar 50 meter dari lokasi kejadian,” ungkap Suryo Ardianto, Koordinator Pos SAR Sukabumi. “Setelah berhasil dievakuasi, jasadnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.”
Pencarian korban melibatkan lebih dari 10 unsur instansi dan komunitas. Tim SAR melakukan penyisiran melalui jalur laut menggunakan perahu karet hingga sejauh dua nautical mile (NM), serta menyisir darat sejauh dua kilometer. Selain itu, teknologi drone juga dikerahkan untuk menjangkau area pantai dengan radius 300 meter dari titik kejadian.
Kolaborasi ini melibatkan Pos SAR Sukabumi, Polair, TNI AL, Koramil, Polsek Palabuhanratu, dan berbagai elemen masyarakat seperti Destana, relawan, dan organisasi kemanusiaan lokal. Kehadiran mereka menunjukkan solidaritas yang kuat dalam misi penyelamatan.
“Dalam situasi seperti ini, kecepatan dan koordinasi adalah kunci. Kami berterima kasih kepada seluruh elemen yang ikut membantu, termasuk masyarakat yang turut serta memberikan informasi dan dukungan,” lanjut Suryo.
Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terlebih pada musim ombak tinggi. Tim SAR juga mengimbau kepada orang tua untuk terus mengawasi anak-anaknya saat bermain di area pantai.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
