Wartain.com || Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, melakukan audiensi dengan Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Wilayah pada Kamis (31/7/2025) di Kantor Kemenko Infrastruktur, Jakarta. Dalam pertemuan ini, Wali Kota mengajukan berbagai usulan strategis yang bertujuan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Sukabumi.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah rencana pembangunan gedung baru DPRD Kota Sukabumi. Selain itu, Wali Kota juga mengusulkan pembangunan tiga jembatan yang telah diidentifikasi sebagai infrastruktur vital dan mendesak untuk segera direalisasikan. Usulan tersebut diharapkan mendapat dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, kami telah menyampaikan langsung beberapa usulan pembangunan infrastruktur penting, termasuk gedung DPRD dan sejumlah jembatan. Respons dari pihak Kemenko Infrastruktur cukup positif,” ujar Ayep Zaki usai pertemuan.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperkuat pelayanan publik melalui penguatan infrastruktur dasar. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar berbagai program pembangunan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami berharap, dengan adanya dukungan dari kementerian, proses pembangunan dapat dipercepat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Kami juga mohon doa dan dukungan dari seluruh warga Kota Sukabumi agar semua ini bisa terealisasi dengan baik,” tambahnya.
Audiensi ini mencerminkan komitmen serius Pemerintah Kota Sukabumi dalam merespons tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Wali Kota menegaskan bahwa partisipasi dan solidaritas masyarakat akan menjadi kekuatan utama dalam mendorong transformasi kota ke arah yang lebih baik.
Dengan diajukannya proyek-proyek strategis ini, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis bisa memperkuat fondasi menuju kota yang modern, tertata, dan berdaya saing tinggi. Pemerintah pun bertekad untuk terus mengawal seluruh proses hingga tuntas dan menghadirkan dampak positif yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
