Wartain.com || Seorang remaja bernama Revan (16), warga Kampung Cihamerang RT 03 RW 04, Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, meninggal dunia usai digigit ular saat berada di sawah, Kamis (21/8/2025).
Peristiwa bermula ketika Revan tengah membantu ibunya membersihkan rumput di area persawahan. Saat sedang beraktivitas, kakinya tiba-tiba terperosok ke dalam sebuah lubang. Tanpa disadari, dari lubang itulah seekor ular menggigit kakinya.
“Awalnya anak ini sedang ngarambet di sawah bersama ibunya. Kakinya masuk ke lubang, lalu terasa seperti digigit, tapi tidak terlalu dihiraukan dan ia tetap melanjutkan pekerjaannya,” tutur Tagana Kabandungan, Nurdin Sopian, Senin (25/8/2025).
Beberapa menit kemudian, kondisi tubuh Revan mulai menurun. Ia merasa pusing, pandangan menjadi gelap, hingga tubuhnya tampak goyah. Situasi tersebut membuat orang tuanya panik dan segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat.
Namun, kondisi Revan terus memburuk. Ia mengalami muntah-muntah hebat hingga akhirnya tak sadarkan diri. Saat perjalanan menuju rumah sakit, tepatnya di wilayah Pangkalan Cikidang, nyawa Revan tidak tertolong.
“Korban meninggal dunia sebelum sempat ditangani di rumah sakit. Jenazahnya kemudian dibawa pulang oleh keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman,” jelas Nurdin.
Revan, yang masih duduk di bangku kelas 9 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dimakamkan pada hari yang sama sekitar pukul 18.30 WIB.
Kematian mendadak remaja itu membuat warga sekitar penasaran. Mereka pun memeriksa lubang di sawah tempat Revan terperosok. Dari hasil penggalian, ditemukan seekor ular welang. Hewan berbisa tersebut akhirnya ditangkap dan dibunuh warga.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
