26.7 C
Jakarta
Senin, April 27, 2026

Latest Posts

Pemkab Ungkap Ribuan Ruang Kelas SD di Sukabumi Alami Kerusakan

Wartain.com || Kondisi sarana pendidikan dasar di Kabupaten Sukabumi semakin memprihatinkan. Ribuan siswa harus belajar di ruang kelas yang tidak layak, bahkan berisiko membahayakan keselamatan.

Data terbaru Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi mencatat, dari total 8.415 ruang kelas di 1.212 SD, sebanyak 3.921 ruang (46,6 persen) mengalami kerusakan. Rinciannya, 2.969 ruang masuk kategori rusak sedang, sementara 952 lainnya rusak berat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, mengungkapkan mayoritas kerusakan terjadi akibat faktor usia bangunan.

“Banyak sekolah dibangun sejak puluhan tahun lalu tanpa pernah direhabilitasi total. Usia bangunan yang sudah tua membuat kondisinya rapuh,” jelas Eka, Rabu (1/10/2025).

Meski demikian, Eka menyebut sejumlah langkah perbaikan mulai dilakukan. Tahun ini sekitar 50 sekolah mendapat program rehabilitasi melalui anggaran revitalisasi swakelola dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen).

“Dana tersebut langsung disalurkan ke rekening sekolah penerima, sehingga lebih cepat dalam pelaksanaannya. Selain itu, ada juga bantuan CSR perusahaan yang sudah membantu pembangunan SDN Gunungbatu di Kecamatan Kebonpedes,” tambahnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, menegaskan pemerintah daerah berkomitmen mengatasi persoalan ini, meski diakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama.

“Untuk membenahi semua sekolah jelas butuh biaya besar. Karena itu, langkah yang ditempuh adalah menentukan skala prioritas, memperbaiki ruang kelas dengan kondisi paling parah terlebih dahulu,” ujarnya.

Selain mengandalkan APBD, Pemkab Sukabumi juga berupaya memaksimalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari pemerintah pusat, yang kini dikelola dengan sistem swakelola. Mekanisme ini dinilai lebih efektif karena bantuan langsung diterima pihak sekolah.

Menurut Ade, sinergi lintas sektor, baik dengan pemerintah pusat maupun dunia usaha, sangat diperlukan untuk mempercepat perbaikan sarana pendidikan dasar.

“Anak-anak berhak belajar di ruang kelas yang aman dan nyaman. Kalau kerusakan tidak segera diatasi, tentu akan mengganggu proses pembelajaran dan berdampak pada kualitas pendidikan,” tegasnya.

Dengan target rehabilitasi sekitar 50 sekolah di tahun ini, Pemkab Sukabumi berharap langkah bertahap tersebut bisa mengurangi angka kerusakan ruang kelas.

“Meskipun masih jauh dari ideal, setidaknya ada progres nyata. Pendidikan harus menjadi prioritas, karena menyangkut masa depan generasi penerus,” pungkas Eka.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.