26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 23, 2026

Latest Posts

Sinergi Pemerintah dan Warga: RT dan RW Jampangkulon Terima Insentif serta Arahan Program Kelurahan

Wartain.com || Pemerintah Kelurahan Jampangkulon, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus penyerahan insentif operasional bagi Ketua RT dan RW pada Kamis (6/11/2025).

Kegiatan yang berlangsung di aula kelurahan ini dihadiri oleh Lurah Jampangkulon Dani Munggaran, jajaran perangkat kelurahan, unsur Forkopimcam, serta para Ketua RT/RW dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dani Munggaran menyampaikan bahwa pembagian insentif bukan sekadar bentuk penghargaan atas dedikasi RT dan RW, tetapi juga dorongan agar pelayanan masyarakat di tingkat kelurahan semakin efektif dan responsif. “Peran RT dan RW sangat penting sebagai ujung tombak pemerintah. Insentif ini diharapkan menjadi motivasi tambahan untuk terus aktif membangun lingkungan yang lebih baik,” ujarnya.

Selain pembagian insentif, Rakor juga menjadi ajang penyampaian beberapa kebijakan penting kelurahan. Salah satu di antaranya adalah rencana pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Jampangkulon, yang merupakan bagian dari gerakan nasional pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Koperasi ini diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto pada Juli 2025 dan kini mulai dikembangkan di berbagai daerah, termasuk Sukabumi yang telah memiliki lebih dari 380 unit koperasi Merah Putih. Program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi lokal melalui kegiatan simpan pinjam, pemasaran hasil pertanian, hingga pengembangan UMKM berbasis gotong royong.

Dani juga menyoroti penghentian sementara penyaluran bantuan sosial (bansos) bagi sejumlah warga yang terindikasi menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk transaksi judi online (judol). Ia menegaskan bahwa langkah ini mengikuti kebijakan Kementerian Sosial (Kemensos) dalam menertibkan data penerima bantuan agar program pemerintah tetap tepat sasaran.

“Bansos adalah hak warga yang benar-benar membutuhkan. Jika ada penyalahgunaan, tentu akan ditindak tegas. Kami mendukung penuh kebijakan Kemensos untuk menjaga integritas data penerima bantuan,” tegasnya.

Rakor juga membahas peringatan dini cuaca ekstrem berdasarkan laporan BMKG, yang memprediksi puncak musim hujan akan berlangsung dari November 2025 hingga Februari 2026. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi banjir, longsor, dan angin kencang, terutama di wilayah rawan bencana di sekitar Jampangkulon.
Menutup kegiatan, Dani Munggaran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan visi daerah.

“Mari bersama-sama kita wujudkan Jampangkulon yang tangguh, sejahtera, dan berdaya. Dengan semangat gotong royong, saya yakin kita mampu mendukung cita-cita Sukabumi Mubarakah seperti yang diamanatkan Bupati Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.