26.7 C
Jakarta
Senin, Mei 25, 2026

Latest Posts

Hujan Deras Picu Banjir Limpasan, Longsor, dan Kerusakan Atap Rumah di Kota Sukabumi

Wartain.com || Cuaca ekstrem kembali melanda Kota Sukabumi. Hujan deras yang turun sepanjang Rabu (3/12/2025) memicu serangkaian bencana hidrometeorologi, mulai dari banjir limpasan, tanah longsor, hingga kerusakan atap rumah akibat terpaan angin kencang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi melaporkan sejumlah wilayah terdampak banjir limpasan. Di Kecamatan Citamiang, air dari kawasan perbukitan mengalir deras menuju permukiman di Kelurahan Cikondang, tepatnya di Jalan Lio Kampung Babakan RT 03 RW 01 dan RT 04 RW 08, serta wilayah Jalan Lio Santa. Kondisi serupa juga terjadi di Jalan Dwikora, Kelurahan Warudoyong, serta Jalan Gunungkarang di Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cibeureum.

“Dampaknya, satu rumah milik warga atas nama Sandi Andriansyah terendam dan memengaruhi 1 KK dengan total 4 jiwa. Beberapa ruangan PAUD dan MDTA Safinatul Falaah serta area Pesantren Jamiatul Quro juga ikut terendam. Aliran air bahkan sempat menutup akses jalan,” jelas Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Joseph Sabarudin, Kamis (4/12/2025).

Selain banjir, longsor turut terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Kampung Cibitung, Kelurahan Limusnunggal. Material tanah menutup saluran air—dengan perkiraan ukuran area terdampak sepanjang 7 meter, lebar 10 meter, dan tinggi 15 meter.
“Saluran air yang tertutup harus segera dibersihkan agar tidak menimbulkan genangan lanjutan,” kata Joseph.

Di wilayah berbeda, angin kencang merusak sebagian atap rumah warga di Kampung Caringin RT 01 RW 18, Kelurahan Baros, Kecamatan Baros. Kerusakan tersebut membuat air hujan masuk ke dalam rumah sehingga mengganggu aktivitas penghuni.

Rangkaian kejadian ini dipicu oleh kombinasi curah hujan tinggi, drainase yang belum optimal, hingga penyumbatan sampah di saluran air. BPBD memastikan seluruh lokasi sudah ditangani.
“Kami melakukan penanganan cepat sejak laporan masuk. Tim gabungan bersama TNI, aparat kelurahan, RT/RW, dan warga turun langsung melakukan pembersihan material, pengalihan air, serta pemeriksaan struktur terdampak,” ujar Joseph.

Meski situasinya cukup mengganggu, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dan tidak ada warga yang harus mengungsi. Pendataan kerugian masih berjalan, sementara pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana susulan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap siaga menghadapi cuaca ekstrem. Jika terjadi kejadian darurat, segera laporkan ke BPBD agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” tutup Joseph.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.