Wartain.com || Kecelakaan lalu lintas merenggut nyawa seorang pria di Jalan RA Kosasih, tepat di depan Rumah Sakit Primaya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Kamis (11/12/2025) pagi. Sang istri yang dibonceng mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 04.45–06.00 WIB. Berdasarkan keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota, IPDA Andhika Pratistha, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Beat bernomor polisi F 5914 TP yang dikendarai PS (65), berboncengan dengan istrinya DD (55), melaju dari arah Ciaul menuju Sukaraja.
Sesampainya di lokasi kejadian, motor tersebut menabrak bagian belakang truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi F 8879 TP yang dikemudikan RY (29). Truk tersebut diketahui sedang terparkir di badan jalan sebelah kiri arah yang sama.
“Sepeda motor yang dikendarai korban menabrak bagian belakang truk yang sedang berhenti di pinggir jalan. Akibat benturan, pengemudi motor meninggal dunia di tempat, sementara penumpang mengalami luka-luka,” jelas Andhika.
Informasi dari warga sekitar turut menguatkan gambaran awal kejadian. Deni (52), saksi mata, menyebut pasutri tersebut kemungkinan sedang dalam perjalanan pulang dari pasar dan sang suami diduga mengantuk saat mengemudi.
“Kayaknya mereka habis dari pasar. Tiba-tiba saja nabrak truk yang lagi parkir. Suaminya meninggal di tempat, istrinya terluka dan terlihat syok,” ungkapnya.
Hendrik (29), saksi lainnya, menambahkan bahwa polisi tiba tak lama setelah kejadian dan langsung melakukan olah TKP serta mengevakuasi kedua korban.
“Yang laki-laki langsung dimasukkan ke kantong jenazah. Istrinya sadar, tapi tetap dibawa ke RS Primaya untuk perawatan,” ujarnya.
Korban meninggal kemudian dibawa ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi, sementara istrinya mendapat perawatan intensif di RS Primaya.
Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota saat ini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan secara detail.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi tubuh prima saat berkendara, terutama pada pagi hari ketika risiko mengantuk lebih tinggi.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
