26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 23, 2026

Latest Posts

Ambassador Talk Nusa Putra University Bedah Geopolitik Dunia Bersama Wamenlu Anis Matta

Wartain.com || Nusa Putra University (NPU) kembali menggelar agenda rutin bulanan Ambassador Talk yang kali ini menghadirkan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Anis Matta, sebagai pembicara utama. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium NPU pada Rabu (21/1/2026) tersebut mengangkat pembahasan seputar dinamika geopolitik global yang tengah bergejolak.

Dalam paparannya, Anis Matta menegaskan bahwa situasi dunia saat ini berada dalam fase penuh ketidakpastian. Ia mengutip pandangan Presiden RI Prabowo Subianto yang menilai peluang terjadinya konflik global kini lebih besar dibandingkan terciptanya perdamaian.

“Kondisi dunia sedang tidak baik-baik saja. Pemerintah Indonesia saat ini fokus berada dalam mode bertahan atau survival mode, agar bangsa kita tidak terseret dan menjadi korban dari rivalitas kekuatan besar dunia,” ujar Anis seusai acara.

Anis menilai forum diskusi seperti Ambassador Talk memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran generasi muda terhadap isu-isu global. Menurutnya, geopolitik internasional kini tidak lagi bersifat jauh dan abstrak, melainkan telah menjadi persoalan domestik yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Kita berupaya terlibat aktif dalam berbagai dialog global untuk ikut mempengaruhi arah sejarah dunia. Keterlibatan Indonesia dalam isu Palestina, misalnya, menjadi pintu masuk untuk memainkan peran lebih luas dalam isu-isu strategis internasional,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme civitas akademika Nusa Putra University, terutama dengan kehadiran ratusan mahasiswa asing dari lebih dari 80 negara yang ikut berpartisipasi dalam diskusi.

Sementara itu, Rektor Nusa Putra University, Kurniawan, menyampaikan bahwa Ambassador Talk merupakan komitmen kampus dalam membekali mahasiswa dengan wawasan global dan pemahaman lintas budaya. Ia menilai kehadiran Wamenlu memberikan sudut pandang yang relevan mengenai posisi Indonesia di tengah percaturan politik dunia.

“Tema yang diangkat sangat kontekstual. Mahasiswa perlu memahami bagaimana Indonesia memposisikan diri di tingkat global. Keberagaman bangsa yang hadir di kampus ini diharapkan menjadi sumber inspirasi dan semangat kolaborasi bagi generasi muda,” tutur Kurniawan.

Lebih lanjut, Kurniawan berharap kerja sama antara Nusa Putra University dan Kementerian Luar Negeri RI dapat terus diperkuat, khususnya dalam memperluas jejaring internasional kampus.

“Saat ini mahasiswa Nusa Putra berasal dari 86 negara, sementara Kementerian Luar Negeri memiliki jaringan hingga 170 negara. Kami berharap sinergi ini dapat membuka peluang lebih luas untuk menghadirkan lebih banyak mahasiswa asing ke NPU,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.