26.7 C
Jakarta
Senin, Juni 8, 2026

Latest Posts

Tragis, Bocah Perempuan 6 Tahun di Sukabumi Tertembak Senapan Angin Rakitan

Disclaimer! Berita ini tidak untuk ditiru 

Wartain.com || Seorang bocah perempuan berusia enam tahun di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, harus berjuang melawan maut setelah tertembak senapan angin rakitan jenis PCP (Pre-Charged Pneumatic). Insiden tragis itu terjadi pada Jumat (6/2/2026) siang dan menyebabkan peluru kaliber 4,5 milimeter menembus kepala korban.

Korban berinisial SH mengalami luka tembak berat di bagian kepala. Hingga saat ini, ia masih dirawat secara intensif di ruang ICU RS Betha Medika Cisaat, Sukabumi, dalam kondisi kritis dan belum sadarkan diri.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, menyampaikan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di Kampung Bobojong Cijagung, RT 21 RW 09, Desa Gedepangrango, Kecamatan Kadudampit.

Menurut keterangan kepolisian, insiden bermula ketika ayah sambung korban, S (35), tengah membersihkan sekaligus memperbaiki senapan angin PCP di depan rumah. Tanpa disadari, senjata tersebut masih berisi peluru.

“Saat popor senapan angin dilepas, senjata tiba-tiba meletus. Pada saat itu korban berada tepat di depan laras, sehingga peluru mengenai pelipis bagian atas dan menembus ke belakang kepala,” ujar Ade Ruli, Sabtu (7/2/2026).

Usai kejadian, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Kadudampit oleh ayah sambungnya. Namun, karena luka yang dialami cukup serius, petugas medis bersama aparat desa segera merujuk korban ke RS Betha Medika Cisaat untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

“Kondisi korban saat ini masih kritis dan dirawat intensif di ruang ICU,” ungkap Ade.

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian serta rumah sakit. Polisi mengamankan senapan angin PCP sebagai barang bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi. Ayah sambung korban telah diamankan dan kini menjalani pemeriksaan guna mendalami dugaan unsur kelalaian.

“Terduga pelaku sudah diamankan dan sedang diperiksa oleh penyidik. Penanganan perkara selanjutnya dilimpahkan ke Satreskrim Polres Sukabumi Kota,” jelasnya.

Sementara itu, diketahui korban belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Pemerintah Desa Gedepangrango saat ini tengah membantu proses pengurusan administrasi jaminan kesehatan untuk mendukung kebutuhan perawatan korban.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.