Wartain.com-Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa bulan suci Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat ketahanan keluarga sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak.
Hal tersebut disampaikan Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, dalam rangkaian kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di Masjid Besar Al-Misbahul Huda, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Selasa (3/3/2026).
Menurut Agus, Ramadan bukan hanya tentang peningkatan ibadah secara personal, tetapi juga kesempatan membangun fondasi keluarga yang harmonis, saling menghormati, dan bebas dari kekerasan.
“Ketahanan keluarga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman dan berdaya. Ketika keluarga kuat, maka perempuan dan anak pun terlindungi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, DP3A terus mendorong penguatan edukasi kepada masyarakat terkait pola asuh positif, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya perlindungan hak-hak perempuan dan anak.
Kegiatan Muhibah Ramadan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekretaris Daerah H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta tokoh agama dan masyarakat itu dinilai menjadi ruang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan sosial secara langsung kepada masyarakat.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial dan santunan kepada anak yatim. Momentum ini, lanjut Agus, selaras dengan komitmen pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang religius, inklusif, dan berkeadilan.
DP3A berharap semangat Ramadan dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan keluarga yang tangguh serta lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
