26.7 C
Jakarta
Sabtu, September 12, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Dorong Museum Hatta-Sjahrir Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi

Wartain.com — Pemerintah Kota Sukabumi melihat peresmian Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir bukan sekadar momentum untuk menghidupkan kembali jejak sejarah, tetapi juga peluang memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Museum yang berada di Jalan Bhayangkara Nomor 166, Karamat, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, itu resmi diresmikan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, Sabtu (12/9/2026).

Wali Kota Sukabumi menyebut keberadaan museum dan sejumlah bangunan bersejarah lainnya dapat menjadi modal penting bagi Kota Sukabumi untuk menciptakan daya tarik wisata berbasis sejarah dan kebudayaan.

Menurutnya, Sukabumi memiliki banyak potensi yang selama ini belum sepenuhnya dikembangkan sebagai kekuatan kota. Selain sejarah, potensi seni, budaya, serta kawasan bersejarah dinilai dapat dikemas menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan.

“Ini menjadi sejarah penting bagi Kota Sukabumi. Saya lahir dan besar di Sukabumi, sehingga saya mengetahui betul bahwa kota ini memiliki banyak potensi sejarah, seni, dan budaya yang perlu terus kita angkat,” ujarnya.

Wali Kota menilai pengembangan sektor tersebut semakin penting karena Kota Sukabumi tidak memiliki sumber daya alam dalam jumlah besar yang dapat menjadi tumpuan utama pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, pemerintah daerah memilih untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki, salah satunya melalui sejarah, kebudayaan dan pariwisata.

“Bagaimana Sukabumi bisa menjadi kota yang dikunjungi? Walaupun kita tidak memiliki sumber daya alam yang besar, kita memiliki sejarah, seni, budaya, dan berbagai potensi yang bisa terus dikembangkan,” ungkapnya.

Menurutnya, minat masyarakat terhadap kegiatan seperti Sukabumi City Tour menjadi salah satu indikator bahwa wisata berbasis sejarah memiliki peluang untuk dikembangkan lebih serius.

Keberadaan Museum Rumah Pengasingan Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir pun diharapkan dapat menjadi bagian dari rangkaian destinasi wisata sejarah di Kota Sukabumi.

Tak hanya menjadi tempat untuk melihat benda dan bangunan bersejarah, museum diharapkan dapat diaktivasi sebagai ruang edukasi sekaligus destinasi yang menghadirkan aktivitas bagi masyarakat.

Dengan demikian, kawasan bersejarah tidak berhenti sebagai aset yang hanya dilestarikan, tetapi juga dapat memberikan dampak ekonomi melalui kunjungan wisata, aktivitas pelaku usaha, hingga berkembangnya sektor pendukung lainnya.

Pemerintah Kota Sukabumi juga membuka peluang untuk mengembangkan lebih banyak bangunan dan kawasan bersejarah agar dapat terintegrasi dalam pengembangan pariwisata kota.

Wali Kota berharap kolaborasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kebudayaan, dapat terus diperkuat untuk mendorong upaya pelestarian sekaligus pemanfaatan aset-aset sejarah di Kota Sukabumi.

Menurutnya, perhatian terhadap sejarah dan kebudayaan tidak hanya penting untuk menjaga identitas daerah, tetapi juga dapat menjadi strategi membangun wajah baru Kota Sukabumi sebagai kota yang memiliki daya tarik wisata.

Ke depan, pemerintah daerah ingin semakin banyak aset bersejarah yang diaktivasi dan dikembangkan menjadi ruang publik yang hidup, memiliki kegiatan, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan semakin banyaknya destinasi sejarah yang terhubung, Kota Sukabumi diharapkan tidak hanya dikenal sebagai tempat persinggahan, tetapi mampu menjadi tujuan wisata dengan cerita sejarah dan kebudayaan yang kuat.***(RAF)

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.